UNS Anugerahi Prof. Emil Salim Penghargaan Lingkungan Tertinggi

  • 11 Mar 2026 21:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menganugerahkan penghargaan tertinggi UNS Award 2026 kepada tokoh pembangunan nasional sekaligus pakar lingkungan, Prof. Emil Salim. Penganugerahan ini dilakukan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik memperingati Dies Natalis ke-50 UNS yang berlangsung di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Surakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas integritas dan dedikasi panjang sang ekonom senior tersebut dalam memelopori gerakan pelestarian lingkungan hidup di Indonesia selama lintas generasi.

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, menjelaskan dalam setiap peringatan hari jadi, universitas secara konsisten memberikan apresiasi kepada tokoh bangsa yang memiliki kontribusi signifikan. Tahun ini, penghargaan yang diberikan kepada Prof. Emil Salim diberi nama "PARASAMYA ANUGRAHA WIDYATAMA TARU TIRTA BAWANA".

Nama tersebut mencerminkan penghormatan tertinggi atas kepeloporan luar biasa dalam menjaga keanekaragaman hayati dan memajukan konsep pembangunan berkelanjutan di tanah air, sejalan dengan tema Dies Natalis ke-50 yakni akselerasi prestasi yang berdampak.

"PARASAMYA ANUGRAHA WIDYATAMA TARU TIRTA BAWANA merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan UNS atas integritas, prestasi, kepeloporan dan pemajuan yang luar biasa dalam bidang pelestarian lingkungan," ujar Prof. Hartono di Surakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Lebih lanjut, penganugerahan ini bertujuan untuk mendorong sivitas akademika agar senantiasa mengarusutamakan nilai-nilai keberlanjutan dalam bidang pendidikan dan riset. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), UNS ingin meneguhkan jati dirinya sebagai institusi yang peduli pada isu-isu ekologi demi kemandirian bangsa.

Sosok Prof. Emil Salim dipandang sebagai inspirasi bagi para peneliti muda untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademis, namun juga memberikan manfaat nyata bagi kelestarian ekosistem nasional.

Lantaran berhalangan hadir secara fisik, penghargaan tersebut diterima oleh putri Prof. Emil Salim, yakni Amelia Salim. Meski demikian, tokoh lingkungan internasional tersebut menyampaikan pesan melalui sebuah tayangan video yang disaksikan oleh seluruh hadirin di auditorium. Dalam pesannya, beliau menekankan Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki kekayaan alam yang sangat beragam, yang jika dijaga dengan baik, akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan dan ketahanan pangan umat manusia secara global.

"Sumber daya alam perlu kita lestarikan, menjaga terutama di Indonesia yang memiliki iklim tropis dan kekayaan alam yang beragam membuat khasiat obat-obatan serta makanan menjadi berguna bagi umat manusia," kata Prof. Emil Salim dalam rekaman videonya.

Prof. Emil Salim sendiri merupakan menteri dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Indonesia, dengan fokus utama pada kependudukan dan lingkungan hidup. Di kancah internasional, kiprahnya diakui melalui penghargaan The Leader for the Living Planet Award dari WWF serta Blue Planet Prize. Dedikasi beliau yang tidak pernah padam, mulai dari mendirikan Yayasan Kehati hingga memimpin Dewan Pertimbangan Presiden, menjadikannya figur teladan yang telah mengabdi melalui tiga zaman berbeda untuk kejayaan alam Nusantara. (Dania)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....