Jalan Hasil TMMD Sengkuyung Diharapkan Mampu Perlancar Mobilitas Warga Mliwis
- 11 Mar 2026 21:29 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang berlokasi di Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo hari ini Rabu 11 Maret 2026 telah selesai dilaksanakan.
Pada acara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I tersebut, Bupati Boyolali, Agus Irawan didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf. Dhanu Anggoro Asmoro; dan Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra meresmikan jalan desa yang menjadi proyek kali ini.
Bupati Agus menjelaskan, jalan yang telah diresmikan diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat. Kegiatan tersebut juga merupakan bukti sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah (Pemda) dan warga masyarakat.
“Terimakasih semuanya, semoga nanti di TMMD berikutnya kita pastikan sasarannya juga tepat, manfaatnya tepat sehingga nanti masyarakat dapat benar benar mendapatkan manfaat dari program TMMD. Kita sengkuyung bersama sama untuk menyukseskan TMMD,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Agus dan rombongan meresmikan program betonisasi jalan sepanjang 884 meter, lebar 3 meter dan tebal 0,15 meter, serta Dinding Penahan Tanah (DPT) Batu Kali seluas 262,900 meter kubik.
Jalan proyek TMMD ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana untuk meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas, serta mendukung aktivitas perekonomian desa. Selain kegiatan fisik, program TMMD juga menyasar pada kegiatan non fisik dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial masyarakat, antara lain melalui penyuluhan, pelayanan kesehatan, pembinaan generasi muda, pemberdayaan UMKM, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Ada tiga sumber dana yang digunakan. Ketiga sumber dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 246 juta, APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp 500 juta dan yang terakhir berasal dari Swadaya Masyarakat sebesar Rp 97.500.000 juta sehingga total sejumlah Rp 843.500.000 juta. (Kisno/Rill)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....