Stok BBM dan LPG Aman, Pemkab Karanganyar Himbau Larangan Penimbunan

  • 11 Mar 2026 20:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas LPG 3 kilogram dalam kondisi aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat hingga hari raya Idul Fitri mendatang. Sinkronisasi jadwal distribusi antara Pertamina dan penyedia jasa terus diperketat guna menjaga kestabilan pasokan di lapangan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Karanganyar, Dheny Hendrawan, menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan berkala dan koordinasi intensif dengan Pertamina serta Hiswana Migas.

“Sampai sekarang setelah dilakukan proses pengecekan masih aman. Kita selalu koordinasi jangan sampai nanti masa libur mengurangi distribusi. Pengaturannya, jangan sampai waktu cuti antara Pertamina dan distributor itu berbeda, harus sama semua agar tetap jalan,” ujar Dheny Hendrawan, Rabu 11 Maret 2026.

Terkait konsumsi LPG 3 kg, Pemkab Karanganyar telah mengantisipasi adanya lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran dengan menyiapkan penambahan kuota. Dheny mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu melakukan penimbunan stok secara berlebihan.

“Kebutuhan pasti meningkat, antisipasi itu pasti ada penambahan kuota. Intinya masyarakat jangan panik. Kalaupun memang ada masalah di lapangan, kita sebagai regulator akan langsung berkomunikasi dengan distributor maupun Pertamina untuk dicarikan solusinya,” ujar Dheny.

Menanggapi adanya gejolak di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi sektor energi, Dheny menegaskan hingga minggu ini kondisi di Karanganyar belum terdampak. Pantauan di lapangan menunjukkan tidak ada antrean panjang maupun aksi borong oleh warga.

“Masih aman dari sisi distributor maupun yang lainnya. Belum ada antrean panjang atau warga panic buying, jangan sampai seperti itu. Meskipun ada isu perang Iran yang mulai bergulir minggu ini, di tempat kita setelah dicek masih aman,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....