Pemkab Klaten Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi dan Ramp Check

  • 11 Mar 2026 09:11 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten , Dinas Kesehatan bersama Satuan Lalu Lintas Polres Klaten melakukan pemeriksaan kesehatan pengemudi dan ramp check kendaraan angkutan umum sebagai langkah antisipasi arus mudik Lebaran 2026. Kegiatan digelar di Terminal Ir. Soekarno Klaten guna memastikan keselamatan penumpang dan kelayakan moda transportasi yang digunakan masyarakat, Selasa 10 Maret 2026.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Klaten, Kapolres Klaten, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, serta personel Satlantas Polres Klaten dan pengelola terminal.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan pengecekan kelaikan kendaraan dan awak bus tersebut dalam rangka memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi umum.

“Kita bersama-sama ngecek dan kesiap-siagaan kesiapan dari para sopirnya baik kendaraannya maupun pengemudinya sehingga di cek kesehatannya mulai mata , miras , kalau aman baru diperbolehkan untuk berangkat,” kata Hamenang wajar Ismoyo.

Kasat Lantas Polres Klaten AKP Wendi Andranu menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik.

“Kami melaksanakan kegiatan ramp check serta pemeriksaan kesehatan pengemudi sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus mudik. Tujuannya agar masyarakat yang menggunakan moda transportasi umum dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman hingga sampai tujuan,” ujar AKP Wendi Andranu.

Ia menjelaskan bahwa selain pemeriksaan kendaraan, kondisi kesehatan pengemudi menjadi perhatian utama karena berpengaruh langsung terhadap keselamatan perjalanan. Pemerikasaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak mengalami gangguan kesehatan maupun terindikasi menggunakan narkotika.

AKP Wendi menambahkan bahwa secara umum kondisi armada bus yang diperiksa dalam keadaan laik jalan dan tidak ditemukan pelanggaran teknis yang membahayakan keselamatan penumpang. Dari hasil pemeriksaan, petugas mengecek sekitar 48 armada bus dan 100 awak pengemudi. Adam sutanto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....