Cuaca Ekstrim di Sragen 9 Pohon Tumbang, 6 Rumah Rusak 2 KK Mengungsi

  • 09 Mar 2026 10:26 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Cuaca ekstrim yang terjadi di Kabupaten Sragen pada Minggu 8 Maret 2026 mengakibatkan pohon tumbang. Tak hanya itu angin kencang disertai hujan menyebabkan 6 rumah warga rusak, ganguan PLN di beberapa lokasi dan dua Kepala Keluarga (KK) mengungsi.

Informasi yang dihimpun kejadian bencana hidrometeorologi pada Minggu siang sekitar pukul 12.30 WIB di delapan kecamatan. Meliputi, Kecamatan Ngrampal, Karangmalang, Sidoharjo, Kedawung, Tanon, Plupuh, Sukodono dan Kecamatan Gemolong.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen R Triyono Putro menyampaikan, pukul 12.50 WIB wilayah Kabupaten Sragen di guyur hujan dengan intensitas ringan-sedang di sertai angin kencang. Kondisi ini mengakibatkan pohon tumbang dan kerusakan rumah huni.

"Di Kecamatan Ngrampal satu pohon tumbang, penyangga papan nama warung patah hingga kabel PLN (Listrik) Putus. Pohon sempat menutup sebagian bahu Jalan Raya Sukowati," ucap Triyono.

Di Karangmalang tepatnya di Dukuh Margomulyo, Rt.01/01, Desa Puro dua rumah rusak. Satu batang pohon jati berdiameter 30 centimeter menimpa atap rumah. Kejadian juga memutus jaringan listrik PLN.

Di Kecamatan Tanon rumah Pardiyanto (55) di desa Sidorejo atap rumah belakang rusak 500 genteng pecah dan 5 lembar asbes ambyar dampak dari pohon jati tumbang. Di jalan Gabugan - Gemolong Dukuh Canden RT.06, Desa Ketro pohon jenis Jati Diameter 60 CM tumbang menimpa kabel dan rumah tak berpenghuni di sawah.

Kecamatan Plupuh termasuk wilayah paling parah. Pohon jati diameter ± 50 cm tumbang menimpa rumah. Akibat kejadian ini kerugian mencapai Rp. 5.000.000.

"Pemilik rumah sementara mengungsi di tetangga dekat rumah karena rumah huni rusak sedang," ucap Kepala BPBD.

Kejadian di Dukuh Karang RT 11, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh rumah Wagimin (74) atap rumah terbuat dari asbes ambyar 16 lembar. Rumah sementara tidak bisa dihuni..Pemilik rumah mengungsi di tempat anak, rumah huni rusak sedang.

"Kerugian ±Rp 15.000.000. di SMA N 1 Plupuh, Dukuh Pedak RT. 25, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, pohon ketapang tumbang menimpa pos Satpam dan kabel PLN (Listrik) putus," kata Triyono menjelaskan.

Triyono mengatakan bencana hidrometeorologi tersebut berdampak terhadap 6 KK atau 12 Jiwa. Sebanyak dua KK harus mengungsi akibat rumah rusak. Total Kerugian ditaksir ±Rp. 29.950.000.

"Diharapkan untuk warga lebih waspada dalam kesiapsiagaan dengan dampak bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang." MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....