Pelantikan 4 Pejabat Eselon II Sragen Disorot, Eks Sekda Beri Pesan Menohok
- 08 Mar 2026 23:41 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Pelantikan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemkab Sragen pekan lalu mendapat sorotan dari tokoh masyarakat. Para tokoh menunggu gebrakan pejabat baru hingga memberikan pesan yang menohok terhadap para pejabat ASN.
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, menilai komposisi pejabat baru yang dipilih Bupati merupakan figur-figur yang sudah "makan asam garam" di bidangnya masing-masing.
Mantan panglima ASN Sragen itu menyambut positif terhadap empat nama yang baru saja dilantik. Menurutnya, aspek profesionalisme menjadi warna utama dalam pemilihan kali ini. Tatag lantas menunggu inovasi atau gebrakan dari para pejabat yang baru saja dilantik.
Dari Sektor Kesehatan, Penunjukan dr. Iin Dwi Yuliarti sebagai Direktur RSUD dr. Soehadi Prijonegoro dinilai tepat karena rekam jejaknya yang komplet, mulai dari Puskesmas hingga kantor perlindungan perempuan dan KB.
Lantas Investasi dan Infrastruktur, Tatag menyebut Erwan Aditya Suddin sudah sangat berpengalaman di internal DPMPTSP, sementara Mursid Joko Wiranto dikenal sebagai sosok yang bekerja lurus tanpa "neko-neko" di Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
Lalu ada Kejutan di Pendidikan, Sosok Purwanti di kursi Kepala Disdikbud menjadi sorotan karena membuktikan bahwa kepala sekolah dan guru pun punya peluang besar memimpin dinas. Tidak melulu harus berkarir "di belakang meja".
"Kalau sudah duduk, jangan lupa berdiri. Sebagai top manager, visi koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi harus dijalankan," kata Tatag Prabawanto, Minggu 8 Maret.
Nada optimis namun waspada juga datang dari mantan Caleg DPRD Sragen, Rahmat Samsono. Dia meminta publik memberikan ruang bagi para pejabat baru untuk membuktikan kapasitasnya dalam waktu dekat.
Rahmat menekankan agar masyarakat melihat konsep konkret dari para pejabat dalam 100 hari pertama kerja. Keempat pejabat baru dituntut menunjukkan bahwa penunjukan mereka benar-benar membawa manfaat nyata bagi kemaslahatan masyarakat Sragen.
Diberitakan sebelumnya, dalam sambutan pelantikan pejabat, Bupati menegaskan bahwa para pejabat yang terpilih merupakan sosok terbaik dari 80 pelamar yang mendaftar. Melalui 12 tahapan seleksi yang terpantau ketat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), terpilihlah figur-figur yang dinilai paling layak untuk mengakselerasi pembangunan di Sragen.
Bupati berpesan agar para pejabat baru segera melakukan penyesuaian diri dan tidak ragu untuk melakukan terobosan.
"Jabatan ini adalah amanah. Posisi ini bukan untuk kemuliaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat. Saya berharap pejabat yang dilantik berani berpikir out of the box dan berinovasi untuk memberikan pelayanan maksimal bagi warga Sragen," katanya Rabu 4 Maret.
Bupati Sigit memastikan tidak ada setoran uang dari mereka yang terpilih. Jika kinerja tidak baik, Bupati tak ragu untuk mencopot jabatannya.
Selain melantik pejabat baru, Bupati Sragen juga mengumumkan adanya lowongan untuk empat jabatan JPT Pratama lainnya yang akan kosong di tahun 2026, termasuk posisi Inspektur Daerah dan Kepala Diskominfo. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....