Polsek Ngargoyoso Bantu Evakuasi Rumah Warga Tertimpa Longsor di Berjo
- 06 Mar 2026 21:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Personel Polsek Ngargoyoso bersama relawan dan warga Dusun Pabongan, Desa Berjo, Kabupaten Karanganyar, bergotong royong mengevakuasi material tanah longsor yang menimpa rumah warga, Jumat 6 Maret 2026 pagi. Aksi ini merupakan respons cepat kepolisian dalam membantu pemulihan pascabencana yang melanda wilayah lereng Gunung Lawu tersebut.
Peristiwa tanah longsor terjadi pada Kamis malam (5/3/2026) setelah hujan deras mengguyur wilayah Berjo dalam waktu lama. Sebuah tebing setinggi delapan meter dengan lebar 10 meter di pekarangan belakang rumah warga runtuh dan materialnya menghantam bagian kamar mandi rumah milik Kariyo Suwignyo (74).
“Akibat hujan yang berlangsung cukup lama, tebing setinggi sekitar delapan meter di belakang rumah warga mengalami longsor dan material tanah menimpa bagian kamar mandi rumah milik Pak Kariyo,” ujar Kapolsek Ngargoyoso, AKP Suparjo.
Karena faktor keselamatan di tengah malam, proses evakuasi baru bisa dilaksanakan keesokan harinya. Wakapolsek Ngargoyoso, IPDA Agus Hermawan, memimpin langsung personelnya untuk membersihkan material tanah setebal dua meter yang merusak bangunan kamar mandi berukuran 6x3 meter tersebut.
“Kami bersama warga dan relawan bahu-membahu membersihkan material longsor agar lingkungan kembali aman. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih cukup tinggi,” kata AKP Suparjo.
Meski menyebabkan kerusakan bangunan yang cukup signifikan, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kehadiran polisi di lokasi bencana diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak kerusakan sehingga aktivitas pemilik rumah dapat kembali normal.
Polsek Ngargoyoso mengimbau warga yang tinggal di lereng atau tebing untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras turun dengan durasi lebih dari dua jam. Personel kepolisian bersama relawan di wilayah Ngargoyoso tetap disiagakan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi susulan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....