Pemkot Surakarta Antisipasi Kenaikan Harga Pangan jelang Idulfitri
- 06 Mar 2026 21:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Puasa dan Idulfitri 2026. Peningkatan harga biasanya terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat pada periode tersebut.
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengatakan kenaikan harga umumnya terjadi pada beberapa komoditas tertentu. Salah satunya adalah cabai yang sering mengalami kenaikan saat permintaan meningkat.
Menurut Astrid, pemerintah terus memantau dinamika harga di pasaran menjelang momentum hari besar keagamaan. Hal ini dilakukan agar pemerintah dapat mengambil langkah pengendalian secara cepat.
“Memang biasanya ada kenaikan pada komoditas tertentu seperti cabai karena permintaan meningkat,” kata Astrid saat menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Serengan, Jumat 6 Maret 2026.
Meski demikian, Pemerintah Kota Surakarta bersama Bank Indonesia dan Satgas Pangan terus melakukan berbagai upaya pengendalian harga. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan ketersediaan stok bahan pangan.
Pemerintah juga menambah pasokan dari daerah penghasil komoditas tertentu seperti cabai dan bawang merah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan di pasar.
"Kita tambahkan juga stok dari daerah-daerah penghasil, khususnya daerah penghasil cabe dan juga bawang merah," ujarnya.
Astrid memastikan secara umum ketersediaan bahan pokok di Kota Surakarta masih relatif aman. Beberapa komoditas seperti daging ayam, telur, dan minyak goreng juga masih berada pada harga yang stabil. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....