DPD LDII Surakarta Pantau Kondisi 200 Jemaah Umrah di Tanah Suci

  • 06 Mar 2026 21:02 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surakarta secara intensif terus memantau kondisi sekitar 200-an jemaah umrah asal Solo yang saat ini tengah berada di Arab Saudi. Langkah ini diambil guna menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah, sekaligus mengantisipasi dampak gangguan jadwal maskapai penerbangan sistem transit yang sempat dikhawatirkan pihak keluarga.

Ketua DPD LDII Kota Surakarta, Muhammad Zain, menyatakan pihaknya telah mengumpulkan para pengelola travel umrah (PPIU) yang memberangkatkan warga LDII. Pemantauan difokuskan pada pemutakhiran data jemaah dan koordinasi rutin dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh maupun Konsulat Jenderal di Jeddah.

“Memang kemarin kita sudah menerima laporan dari PPIU, jemaah warga LDII yang di sana kita suruh mendata. Kita terus minta pengelola travel punya peran aktif mengamankan jemaah dan memberikan informasi terbaru ke pihak keluarga,” ujar Muhammad Zain disela penyelenggaraan media gathering dan buka puasa bersama awak media di Meeting Room Yayasan Pendidikan Budi Utomo Surakarta, Jumat 6 Maret 2026.

Zain menjelaskan, hasil pemantauan menunjukkan jemaah yang menggunakan maskapai penerbangan langsung (direct) seperti Garuda Indonesia, Lion Air, dan Saudi Airlines tidak mengalami hambatan. Kendala kepulangan hanya sempat dialami oleh maskapai yang menggunakan sistem transit, namun sebagian besar jemaah asal Solo telah diarahkan menggunakan rute langsung.

“Kalau tiga maskapai Indonesia yang direct itu tidak terkendala. Kemarin kita cek rata-rata jemaah kita kepulangannya memakai Lion, Garuda, dan SV (Saudi Airlines), jadi alhamdulillah tidak sampai tertahan di sana,” katanya.

Melalui upaya pemantauan ini, LDII Surakarta mengimbau kepada 200-an jemaah yang masih berada di mekkah dan Madinah agar tidak panik dan tetap fokus menjalankan ibadah. Hingga saat ini, laporan dari lapangan menunjukkan aktivitas ibadah berjalan aman dan lancar meski terdapat rencana jemaah yang akan menetap hingga hari raya Idul Fitri.

“Kami berikan arahan supaya jemaah tidak panik. Selama pemerintah Saudi mengatakan aman, insya Allah jemaah kita juga aman. Kami sebagai pengurus terus memantau dan memberikan hati yang besar bagi keluarga di rumah,” ucap Zain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....