Empat Pejabat Pratama Dilantik, Bupati: Kerja Tak Baik Jangan Marah Dicopot

  • 04 Mar 2026 11:04 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Empat pejabat ASN dilantik Bupati Sragen Sigit Pamungkas untuk mengemban amanah baru sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Dalam amanat pelantikan Bupati Sigit menegaskan tak segan mencopot jabatan ASN tersebut apabila tidak bisa menjalankan amanah dengan baik.

Pelantikan empat JPTP hasil seleksi terbuka berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu 4 Maret pagi. Pengambilan sumpah dihadiri sejumlah pejabat penting seperti Sekretaris Daerah (Sekda) dan perwakilan pimpinan DPRD.

Prosesi pengambilan sumpah dan janji ini menandai babak baru bagi empat instansi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen.

Berdasarkan hasil seleksi kompetitif yang melibatkan panel ahli dari unsur birokrat senior hingga akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Berikut adalah para pejabat yang resmi mengemban amanah baru. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Dijabat oleh Mursid Joko Wiranto. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dijabat oleh Erwan Aditya Sudin.

Lantas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Diisi oleh Purwanti. Terakhir Direktur RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Diisi oleh dr. Iin Dwi Yuliarti.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa para pejabat yang terpilih merupakan sosok terbaik dari 80 pelamar yang mendaftar. Melalui 12 tahapan seleksi yang terpantau ketat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), terpilihlah figur-figur yang dinilai paling layak untuk mengakselerasi pembangunan di Sragen.

"Jabatan ini adalah amanah. Posisi ini bukan untuk kemuliaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat," kata Bupati Sigit menegaskan.

Bupati berpesan agar para pejabat baru segera melakukan penyesuaian diri dan tidak ragu untuk melakukan terobosan. "Saya berharap pejabat yang dilantik berani berpikir out of the box dan berinovasi untuk memberikan pelayanan maksimal bagi warga Sragen," ucap dia.

Bupati Sigit memastikan tidak ada setoran uang dari mereka yang terpilih. Jika kinerja tidak baik, Bupati tak ragu untuk mencopot jabatannya.

"Jadi bapak ibu yang dilantik pagi ini kalau kinerjanya tidak baik jangan marah kalau saya copot. Karena saya ini tidak mengambil uang sepeserpun untuk pelaksanaanan tugas bapak ibu sekalian," ujar Bupati.

Selain melantik pejabat baru, Bupati Sragen juga mengumumkan adanya lowongan untuk empat jabatan JPT Pratama lainnya yang akan kosong di tahun 2026. Meliputi posisi Inspektur Daerah, Kepala Diskominfo, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Bupati mengatakan lowongan yang ada menjadi kesempatan bagi para pejabat administrator dan fungsional madya untuk mempersiapkan diri dalam estafet kepemimpinan selanjutnya. Di akhir sambutannya Bupati menunggu gebrakan dan inovasi pejabat yang baru dilantik.MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....