Bolo Digdoyo: Strategi Surakarta Rebut Gelar Bunda PAUD Nasional

  • 03 Mar 2026 20:44 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta melalui jaringan Smart Trainer resmi memperkenalkan program "Bolo Digdoyo" sebagai upaya memperkuat fondasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah tersebut. Program ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan empat isu besar pendidikan nasional, termasuk wajib belajar 13 tahun dan gerakan tujuh kebiasaan anak hebat Indonesia.

Sosialisasi program ini dilakukan dalam Gathering Program Bunda PAUD bersama Smart Trainer Kota Surakarta di Solo Technopark yang melibatkan puluhan praktisi pendidikan, Selasa, 3 Maret 2026.

Direktur Smart Trainer Kota Surakarta, Muhammad Nasyir, menjelaskan "Bolo Digdoyo" memiliki filosofi mendalam, yakni singkatan dari Bocah Solo yang kuat atau sakti. Program ini tidak hanya menyasar anak didik, tetapi juga memberikan pembekalan intensif bagi orang tua, guru, hingga lembaga PAUD secara menyeluruh.

Sebanyak 28 pelatih PAUD bersertifikat dari Kemendikbud akan menjadi ujung tombak dalam mengimplementasikan nilai-nilai kemandirian dan karakter kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Smart Trainer tidak bekerja sendiri melainkan menggandeng Dinas Pendidikan serta organisasi mitra seperti IGTKI dan Himpaudi. Sinergi ini bertujuan untuk menyusun kurikulum harian yang aplikatif selama satu tahun penuh.

Harapannya, setiap kegiatan bulanan akan terdokumentasi dalam portofolio yang solid guna mendukung penilaian apresiasi Bunda PAUD di tingkat provinsi maupun nasional di masa mendatang.

"Bolo Digdoyo ini adalah implementasi dari empat isu pendidikan nasional, mulai dari wajib belajar 13 tahun hingga tujuh kebiasaan anak hebat. Kami ingin mengantar Bunda PAUD Surakarta meraih kembali kejayaan nasional seperti tahun 2018 dan 2019 lalu," ujar Muhammad Nasyir.

Optimisme tinggi terpancar dari target yang dicanangkan, yakni mengulang sejarah kesuksesan Surakarta yang pernah dua kali menduduki puncak prestasi nasional. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan anak-anak di Solo tumbuh dengan standar gizi yang baik dan karakter yang tangguh.

Penyiapan berkas apresiasi untuk Bunda PAUD menjadi salah satu instrumen penting dalam memetakan sejauh mana keberhasilan pendidikan karakter anak usia dini telah berjalan.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Surakarta, Venessa Winastesia, menyambut baik kolaborasi ini untuk menyatukan visi para pemangku kepentingan. Menurutnya, tahun 2026 akan menjadi babak baru bagi transformasi PAUD di Solo yang lebih profesional dan terukur. Fokus pada kebijakan kementerian mengenai kebiasaan anak hebat diharapkan mampu menciptakan generasi emas yang kompetitif dan berintegritas.

"Harapan saya nantinya program ini bisa berkontribusi positif terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini di Kota Surakarta. Kita akan sosialisasikan nilai-nilai positif ini ke sekolah-sekolah PAUD agar anak-anak kita menjadi generasi yang hebat," kata Venessa Winastesia. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....