Mandiri! Desa Berjo Salurkan THR Rp723 Juta untuk 1.446 Keluarga

  • 02 Mar 2026 16:55 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, mencetak terobosan kesejahteraan dengan menyalurkan bantuan pangan atau "THR" Lebaran 2026 senilai total Rp723 juta. Bantuan yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PADes) bagi hasil bumi ini dibagikan kepada 1.446 kepala keluarga (KK), di mana setiap keluarga menerima dana sebesar Rp500 ribu, Senin 2 Maret 2026.

Penyaluran bantuan yang mengusung tema “Sejahtera Wargane, Gawe Tresno Desane” ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Karanganyar, Rober Christanto. Bupati menilai tata kelola Desa Berjo telah mencerminkan prinsip kepemimpinan yang melayani dan mengayomi masyarakat secara nyata melalui pemberdayaan dana desa yang tepat sasaran.

“Seorang pemimpin harus mampu ngayemi atau memberikan ketenangan, ngayomi atau perlindungan, dan ngayani atau melayani masyarakat. Saya melihat kepemimpinan di Desa Berjo telah mencerminkan ketiga prinsip tersebut, terlihat dari kekompakan warga serta perhatian pemerintah desa terhadap kesejahteraan,” ujar Rober.

Bupati Rober Christanto berharap semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi di Desa Berjo dapat terus dipertahankan. Ia mendorong agar potensi UMKM desa terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang konsisten bagi warga lereng Gunung Lawu tersebut.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program desa dan BUMDes secara bersama-sama. Kemajuan desa merupakan tanggung jawab seluruh elemen. Semoga semangat kebersamaan dan keramahan ini terus dipertahankan demi kemajuan Desa Berjo ke depan,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Desa Berjo, Wahyu Budi Utomo, melaporkan bantuan THR ini merupakan bagian dari penguatan Program Semua Bisa Sejahtera. Tak hanya bantuan tunai, Desa Berjo juga mencatatkan prestasi gemilang di bidang pendidikan melalui program beasiswa "Semua Bisa Sarjana" yang telah mengalokasikan anggaran nyaris Rp1 miliar.

“Program Semua Bisa Sarjana diberikan kepada 694 penerima mulai dari tingkat SMP, SMA, hingga mahasiswa perguruan tinggi dengan total anggaran Rp990 juta. Capaian ini berdampak pada peningkatan persentase lulusan SMA yang melanjutkan ke perguruan tinggi menjadi 52,9 persen,” kata Wahyu.

Adapun, selain pendidikan dan kesejahteraan, Desa Berjo juga mengunggulkan layanan kesehatan gratis 24 jam serta pembangunan infrastruktur di 50 titik sepanjang tahun 2025. Seluruh pembiayaan masif ini dikelola secara mandiri dari hasil pengelolaan kekayaan alam desa yang dikembalikan untuk kepentingan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....