In Blossom Modesty: Sentuhan Bunga dan Sogan Batik Solo untuk Ramadan
- 27 Feb 2026 07:27 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Menjelang Lebaran, desainer sekaligus pemilik Batik Riana Kesuma, Riana Kusuma Astuti, meluncurkan koleksi terbaru bertajuk "In Blossom Modesty". Bertempat di The Sunan Hotel Surakarta, rangkaian busana ini menampilkan perpaduan apik antara motif klasik sogan khas Solo dengan corak bunga yang mekar, menciptakan kesan modern namun tetap sarat akan muatan lokal.
Riana mengungkapkan inspirasi koleksi ini lahir dari filosofi bunga yang harum dan anggun, yang kemudian dipadukan dengan motif pakem seperti Parang dan Truntum. Menurutnya, batik harus terus bermetamorfosis agar bisa diterima oleh lintas generasi tanpa menghilangkan identitas aslinya. Penggunaan warna-warna lembut seperti cloud white, krem, dan biru muda menjadi pilihan utama untuk memberikan kesan segar pada busana muslim tahun ini.
"Saya ingin Batik Solo itu tampil stylish dan modern tapi tidak meninggalkan ciri khasnya. Batik itu harus bermetamorfosis seperti kupu-kupu yang bermula dari kepompong, sehingga tetap relevan untuk dipakai oleh generasi muda maupun tua," ujar Riana Kamis, 26 Februari 2026.
Koleksi terbatas ini hadir dalam berbagai bentuk mulai dari outer, vest, hingga busana muslim siap pakai yang diproduksi secara eksklusif. Selain tersedia di galeri utama di Jalan Imam Bonjol Solo, produk ini juga telah merambah pasar nasional seperti Sarinah Jakarta hingga departemen store terkemuka. Sistem pemesanan melalui pre-order (PO) diberlakukan untuk menjaga eksklusivitas karya yang pengerjaannya memakan waktu sekitar sepuluh hari.
General Manager The Sunan Hotel Surakarta, Retno Wulandari, memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya menghidupkan ekonomi kreatif lokal. Acara buka puasa bersama yang dipadukan dengan fashion show menjadi strategi hotel untuk mengenalkan potensi wastra nusantara kepada tamu undangan. Hal ini selaras dengan program hotel yang konsisten menjadi wadah bagi para pelaku industri kreatif di Solo.
"Kegiatan fashion ini tentu saja untuk mendukung ekonomi lokal agar terus tumbuh, termasuk ekonomi kreatif melalui karya Ibu Riana Kusuma. Kami memberikan apresiasi bagi tamu yang hadir dengan penawaran khusus diskon hingga 20 persen untuk koleksi ini," kata Retno.
Melalui koleksi ini, diharapkan kecintaan masyarakat terhadap batik tidak luntur seiring bergantinya zaman. Penyesuaian tren dan desain yang lebih fleksibel diharapkan mampu membuat wastra sogan tetap lestari dan menjadi pilihan utama dalam berbusana, khususnya saat menyambut momen Lebaran mendatang. Dengan inovasi yang berkelanjutan, batik Solo diyakini akan terus bersinar di panggung mode nasional maupun internasional. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....