Bulan Puasa, Betonisasi TMMD Kodim Klaten Jalan Terus
- 26 Feb 2026 19:13 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap satu 2026 di Desa Pandes Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten, wilayah Kodim Klaten terus menunjukkan progres signifikan. Kamis (26/02/2026)
Fokus pekerjaan fisik diarahkan pada betonisasi jalan pertanian sepanjang 604 meter yang menjadi salah satu sasaran utama dalam program tersebut. Pengerjaan dilakukan secara intensif oleh personel TNI bersama masyarakat setempat.
Meski berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadhan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat anggota Satgas TMMD maupun warga yang tetap menjalankan ibadah puasa. Proses pengerjaan tetap berjalan sesuai tahapan dan target yang telah ditetapkan demi percepatan penyelesaian pembangunan.
Komandan Rayon Militer (Danramil) Wedi, Kapten Inf Maryono menegaskan bahwa kondisi bulan Ramadhan bukan menjadi hambatan dalam menyukseskan program TMMD di Desa Pandes.
“Pengerjaan betonisasi jalan pertanian ini terus kami kebut bersama masyarakat. Meskipun saat ini berada di bulan Ramadhan dan sebagian personel serta warga menjalankan ibadah puasa, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan komitmen kami untuk menyelesaikan sasaran fisik tepat waktu,” tegas Kapten Inf Maryono, Kamis (26 Pebruari 2026).
Menurutnya, semangat gotong royong yang terbangun antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD. Kebersamaan tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi roh dari program TMMD.
Kapten Inf Maryono menjelaskan jalan pertanian yang sedang dibeton merupakan akses vital bagi warga Desa Pandes. Selama ini, kondisi jalan yang belum memadai kerap menyulitkan petani, terutama saat musim hujan.
“Jalan ini merupakan akses warga untuk menuju lahan pertanian serta mengangkut hasil panen. Dengan dibeton sepanjang 604 meter, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman dan efisien. Ini tentu akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Betonisasi jalan pertanian tersebut tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, namun juga sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Dengan akses jalan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian dapat dilakukan lebih cepat dan biaya angkut dapat ditekan.
Pelaksanaannya, personel TNI bersama warga bekerja sejak pagi hari dengan pembagian tugas yang terorganisir, mulai dari persiapan badan jalan, pengadukan material, hingga proses pengecoran. Suasana kebersamaan tampak jelas di lapangan, di mana anggota TNI dan masyarakat saling bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan.
Program TMMD Sengkuyung Tahap satu 2026 sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat . Dilakukan dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Selain sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur, TMMD juga bertujuan memperkuat ketahanan wilayah serta meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Adam Sutanto
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....