Cegah Banjir, Koramil Trucuk Klaten Bersihkan Rumpun Bambu Roboh
- 25 Feb 2026 16:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Anggota Koramil 19/Trucuk jajaran Kodim 0723/Klaten melaksanakan karya bakti pembersihan aliran Sungai Kuning di Dukuh Karakan, Desa Kalikebo Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. Aksi tersebut sebagai upaya mengatasi robohnya rumpun bambu yang menutup aliran sungai dan berpotensi menyebabkan banjir.
Karya bakti tersebut dilaksanakan secara gotong royong bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Relawan Jogoboyo, Relawan Resbek, relawan yang lain serta warga masyarakat Dukuh Karakan.
Babinsa Desa Kalikebo Koramil Trucuk Serma Bambang Priyono, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kondisi lingkungan dan keselamatan masyarakat. Karya bakti ini dilaksanakan sebagai langkah cepat dan responsif untuk mengantisipasi potensi banjir.
"Ini aebagai langkah cepat dan responsif untuk antisipasi banjir akibat aliran sungai yang tersumbat rumpun bambu roboh. Kami ingin memastikan aliran Sungai Kuning kembali lancar sehingga tidak membahayakan warga,” kata Serma Bambang Priyono di sela-sela kegiatan, Selasa 24 Februari 2026.
Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan gotong royong bersama instansi terkait dan para relawan, pekerjaan berat menjadi lebih ringan dan cepat terselesaikan,” ungkapnya menambahlan.
Sementara itu, Kepala Desa Kalikebo, Purwanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Karena adanya keterlibatan Koramil 19/Trucuk bersama seluruh unsur yang telah bergerak cepat menangani permasalahan tersebut.
“Kami mewakili pemerintah desa dan masyarakat Dukuh Karakan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kerjasama semua pihak. Pembersihan ini sangat penting karena jika dibiarkan, sumbatan bambu dapat menyebabkan luapan air saat hujan deras,” ujar Purwanto.
Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan aliran sungai Kuning kembali normal dan risiko banjir dapat diminimalisir. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan bersama. (Adam Sutanto/Wida)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....