Tanggap Darurat Longsor Selesai, DLH Optimalkan Eskavator Milik UPT Putri Cempo
- 23 Feb 2026 14:34 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta menyatakan masa tanggap darurat longsor di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Putri Cempo telah berakhir. Penanganan selanjutnya difokuskan pada penataan ulang area terdampak serta penguatan struktur lahan.
Longsor terjadi akibat cuaca hidrometeorologi sejak Januari hingga awal Februari. Beberapa titik sempat terdampak dan mengganggu akses operasional armada sampah.
Kepala DLH Kota Solo, Herwin Tri Nugroho, mengatakan alat berat sewa yang digunakan selama masa tanggap darurat mulai ditarik. Penanganan kini mengandalkan peralatan milik UPT dan dukungan instansi lain.
“Karena tanggap daruratnya selesai hari ini beberapa alat sewa akan ditarik dan yang kami akan memaksimalkan peralatan milik UPT Putri Cempo yang kemudian ada BKO dari BBWS dan dari DPUPR,” ujar Herwin, Senin, 23 Februari 2026 di TPA Putri Cempo
Ia menambahkan, jalur yang sebelumnya tidak dapat dilewati kini mulai dibuka kembali. Penataan dilakukan agar tidak terjadi longsor susulan.
“Jalurnya enggak bisa dilewati kemudian itu perlu dilakukan penataan ulang supaya ke depan tidak terjadi longsor lagi,” katanya.
Herwin menjelaskan, sistem terasering menjadi salah satu langkah antisipasi yang diterapkan. Penataan ini diharapkan mampu memperkuat struktur timbunan sampah di area rawan.
Pemkot memastikan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan normal. Evaluasi dan pemantauan rutin akan terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem ke depan. (Ryan Assyidiqi/Wida)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....