Hujan Deras Picu Longsor di Ngargoyoso, 3 Rumah Rusak dan 2 Warga Luka
- 22 Feb 2026 08:06 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Karanganyar, Sabtu 21 Februari 2026 sore. Wilayah Kecamatan Ngargoyoso menjadi titik terdampak paling parah dengan laporan sementara tiga rumah rusak serta dua orang warga Dusun Segoro Gunung menjadi korban luka akibat tertimbun material tanah.
Kalakhar BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengonfirmasi bahwa kedua korban merupakan pasangan suami istri, Karyo Pawiro Marimin (76) dan Harni (56). Kejadian bermula saat korban sedang berupaya membersihkan saluran air di samping rumah agar air tidak meluap ke dalam bangunan saat hujan lebat mengguyur.
“Korban bapak Karyo dan ibu Harni ini sedang mengalirkan air biar tidak meluber ke rumah, tiba-tiba terjadi longsor dari atas dan mengenai mereka. Ibu Harni mengalami luka di kepala dan sudah dijahit di Puskesmas, sementara Pak Karyo harus dirujuk ke RSUD Karanganyar untuk perawatan intensif,” ujar Hendro Prayitno saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu 21 Februari 2026 malam.
Selain korban luka, BPBD mencatat setidaknya tiga rumah warga di Ngargoyoso mengalami kerusakan akibat terjangan tanah longsor. Kondisi cuaca ekstrem yang berlangsung dengan durasi lama juga menyebabkan luapan air dan longsor di beberapa titik lain, termasuk satu titik longsor yang dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Jatiyoso.
“Laporan sementara yang masuk di BPBD hingga pukul 18.45 WIB, untuk di Ngargoyoso ada tiga rumah yang terdampak. Kami juga menerima laporan satu titik longsor di wilayah Kecamatan Jatiyoso, tim masih terus melakukan pendataan dan kaji cepat di lokasi,” kata Kalakhar.
Adapun, bencana kali ini juga mengakibatkan satu unit kendaraan roda dua hanyut terbawa arus Sungai Kayumas di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. Hingga berita ini diturunkan, relawan dan petugas gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap kendaraan tersebut yang belum berhasil ditemukan.
“Ada kendaraan roda dua yang hanyut di Sungai Kayumas, Desa Kemuning. Saat ini statusnya belum ketemu dan masih dalam proses pencarian oleh teman-teman relawan di lapangan,” katanya.
BPBD Karanganyar bersama TNI, Polri, dan relawan lintas organisasi telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta memberikan bantuan logistik bagi warga terdampak. Masyarakat di daerah rawan longsor, terutama di lereng Gunung Lawu, diimbau untuk tetap waspada mengingat intensitas hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....