Komisi VIII DPR RI Temui Pemerintah Kota Surakarta

  • 21 Feb 2026 03:39 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VIII melakukan pertemuan bersama Pemerintah Kota Surakarta untuk membahas capaian, kendala serta kebutuhan daerah. Terutama pada bidang keagamaan, sosial dan kebencanaan.

Kunjungan Komisi VIII DPR RI sendiri disambut langsung Wakil Wali Kota, Astrid Widayani bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bale Tawangarum, kawasan Balai Kota pada Jumat, 20 Februari 2026.

Ditemui setelah melakukan pertemuan dengan Anggota Komisi VIII DPR RI, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani memaparkan berbagai program yang berada di bawah mitra kerja Komisi VIII DPR RI.

"Sudah kami paparkan capaian dan juga kendala yang ada di Kota Surakarta kepada para pemimpin dan anggota Komisi VIII, secara umum penyelenggaraan sudah cukup baik termasuk mitra-mitra yang tergabung di dalamnya. Ini sudah terkoodinasi dengan baik bahkan dari sisi kebencanaan tidak hanya dari BPBD, tapi juga ada relawan," kata Astrid Widayani.

Ditambahkan Astrid Widayani, Dirinya juga berharap bisa mendapatkan dukungan Pemerintah Pusat untuk sarana prasarana pendidikan Madrasah dan penguatan bidang sosial serta kebencanaan.

"Kami mohon Pemerintah Pusat untuk bisa banyak dukungan terutama untuk di bidang agama yaitu pendidikan di Madrasah yang ada beberapa sekolah di Surakarta yang cukup butuh perhatian, ya perbaikan sarana prasarana, karena minat cukup tinggi tetapi keterbatasan ruang dan kuota ini yang akhirnya menjadi sangat terbatas untuk penerimaan jumlah siswa," katanya menambahkan.

Mantan Rektor Universitas Surakarta (UNSA) ini menceritakan bagaimana ada satu sekolah Madrasah yang masuk dalam cagar budaya kurang mendapatkan perhatian, dengan kondisi yang sudah banyak keretakan dan resiko roboh.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, menegaskan kunjunga kerja reses ini dilakukan hanya untuk melihat langsung persoalan sosial, kebencanaan serta isu keagamaan di Kota Solo dan kawasan sekitarnya.

"Tadi sudah banyak kami diskusikan dengan Wakil Wali Kota dan termasuk dengan mitra di sini. Memang Solo ini sebuah kota yang unik, kotanya kecil tapi ada namanya Solo Raya. Nah inilah yang tadi kami bicarakan terkait isu-isu sosial masalah bencana termasuk persoalan keagamaan," ucap Abdul Wachid.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid juga memberikan pesan kepada Pemerintah Kota Surakarta untuk bisa terus menjembatani antara yang lunak dan yang keras, serta agama satu dengan agama yang lain untuk mengembangkan toleransi. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....