Rumah Semi Permanen di Desa Kacangan Andong Boyolali Ludes Terbakar

  • 18 Feb 2026 22:54 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Sebuah rumah semi permanen milik warga di Desa Kacangan, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, ludes terbakar pada Rabu 18 Februari 2026 dini hari. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar waktu subuh saat pemilik rumah tengah menunaikan salat berjamaah di masjid yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bambu.

Video amatir warga yang beredar memperlihatkan kobaran api melalap seluruh bagian rumah hingga roboh. Sejumlah perabotan rumah tangga, peralatan elektronik, serta satu unit sepeda motor jenis matic turut hangus terbakar.

Adik korban, Listianta, mengatakan bahwa kakaknya mengetahui kejadian tersebut setelah menerima kabar usai salat subuh. Ia bersama jamaah masjid segera mendatangi lokasi, namun api sudah terlanjur membesar.

“Setelah salat subuh dapat kabar rumah terbakar. Saat sampai di lokasi, api sudah besar dan sulit dipadamkan,” ujar Listianta, Rabu 18 Februari 2026.

Warga sekitar berupaya mencegah api merembet ke rumah lain dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Kepala Dusun 1 Desa Kacangan, Nasirun, menjelaskan bahwa saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena pemilik tinggal seorang diri dan sedang berada di masjid.

“Beruntung rumah dalam keadaan kosong, jadi tidak ada korban jiwa. Karena bangunan dari kayu dan bambu, api cepat sekali membesar,” kata Nasirun.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Boyolali dikerahkan untuk menjinakkan api. Setelah dilakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp80 juta. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. (Kisno/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....