Siswa SDN Cengklik Cuci 5.000 Telur Sambut Ramadan di Solo
- 13 Feb 2026 13:00 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Sebanyak 30 siswa SD Negeri Cengklik Surakarta mengikuti aksi unik mencuci ribuan telur di Markas Republik Aeng-Aeng, Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan aksi sosial berbagi telur rebus yang akan dibagikan kepada masyarakat luas dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Guru SDN Cengklik, Krisna Murni Kurniati, menjelaskan sekolah mengirimkan tiga kelompok belajar untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang diprakarsai oleh Presiden Aeng-Aeng tersebut. Selain melatih kemandirian, aksi mencuci telur ini bertujuan untuk menanamkan nilai gotong royong dan rasa kepedulian antarsesama sejak dini.
"Anak-anak mencuci telur yang kemudian akan dibagikan menjelang bulan Ramadan. Dari kegiatan ini mereka bisa belajar berbagi, saling gotong royong, dan memaknai bahwa telur adalah sumber protein yang sangat berguna bagi pertumbuhan mereka," ujar Krisna Murni Kurniati.
Pihak sekolah berharap pengalaman outing class ini memberikan perspektif baru bagi siswa mengenai proses pengolahan makanan dari bahan mentah hingga siap dikonsumsi. Melalui interaksi langsung ini, siswa juga diajak untuk lebih menyayangi makhluk hidup dan memahami pentingnya asupan gizi yang baik bagi kesehatan tubuh.
Pemrakarsa kegiatan, Mayor Haristanto, mengungkapkan bahwa aksi mencuci telur oleh para siswa ini merupakan awal dari gerakan "Berbagi Telur Ramadan" yang lebih besar. Rencananya, sebanyak 5.000 butir telur rebus akan dibagikan secara gratis kepada para pengunjung Car Free Day (CFD) di perempatan Ngarsopuro pada hari Minggu mendatang.
"Ini mengawali aksi berbagi telur yang akan saya gelar besok hari Minggu di CFD. Kami ingin anak-anak punya kesempatan berpartisipasi dengan cara sederhana seperti mencuci telur. Ini adalah pendidikan alternatif agar mereka menikmati suka cita dan kerja sama," kata Mayor.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan kegembiraan di tengah masyarakat dalam menyambut bulan puasa. Dengan melibatkan anak-anak sekolah, pesan moral mengenai pentingnya berbagi diharapkan dapat tersampaikan lebih luas. Sekaligus menjadi simbol keramahan dan kedermawanan warga Kota Solo dalam menyambut hari besar keagamaan. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....