Fasilitasi Peringatan HPN, Wawali Solo Sebut Pers Mitra Pembangunan

  • 11 Feb 2026 17:04 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kota Solo berpindah tempat dari yang biasanya selalu diadakan di Monumen Pers, kini bergeser ke rumah dinas Wakil Wali Kota.

Bergesernya peringatan HPN dikarenakan Monumen Pers tidak bisa digunakan. Wakil Wali Kota Solo akhirnya memberikan akses Rumah Dinas untuk bisa dipergunakan sebagai lokasi peringatan Hari Pers Nasional yang diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta.

Meski bergeser acara tetap berlangsung meriah. Selain dihadiri wartawan dan Wakil Wali Kota Solo, acara peringatan HPN juga dihadiri Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Wakil Bupati Sragen Suroto, Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana hingga Asisten Administrasi Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani mengatakan di tengah disrupsi digital, wartawan dituntut untuk bisa profesional dan bertanggung jawab dengan informasi yang diberikan.

"Tantangan disrupsi digital dan maraknya hoax. Maka insan Pers dituntut untuk bisa semakin profesional, tetap menjaga etika dan bertanggung jawab atas informasi yang disampaikan. Pers yang independen dan berintegritas adalah pondasi penting bagi terciptanya masyarakat yang cerdas, kritis dan berdaya," kata Astrid Widayani.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kota menjadikan Pers sebagai mitra pembangunan daerah yang membantu menjadikan wilayah-wilayah di Solo Raya lebih berdaya serta Inklusif.

"Kami mewakili pemerintah Kota Solo memandang insan Pers sebagai mitra pembangunan, maka kritik dan membangun Informasi yang berimbang dan edukasi yang mencerdaskan publik merupakan kontribusi nyata. Dalam rangka mewujudkan wilayah Solo Raya sebagai wilayah yang inklusif, berdaya dan berkelanjutan," katanya menambahkan.

Sementara itu, ketua panitia acara tirakatan Hari Pers Nasional (HPN), Bramantyo, mengatakan meskipun berpindah lokasi peringatan, namun tidak merubah kesakralan acara. Apalagi menurutnya Rumah Dinas Wakil Wali Kota juga memiliki sejarah terbentuknya PWI pada masa lampau.

"Jadi memang ini yang pertama kali keluar dari Monumen Pers. Jadi alternatifnya masih di Rumah Wawali karena Rumah Wawali ini juga bagian dari sejarah pers di Kota Solo khususnya. Juga tempatnya masih dekat dengan Monumen Pers. Harapannya untuk para jurnalis lebih sejahtera lagi," ucap Bramantyo.

Peringatan Hari Pers Nasional di Kota Solo diharapkan menjadi momentum Pemerintah, Pers dan masyarakat saling beriringan bersama-sama untuk berkolaborasi demi masa depan bangsa. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....