Sekda Bersama Dandim 0735 Surakarta Buka TMMD Tahap I-2026
- 10 Feb 2026 13:39 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Kolaborasi Pemerintah Daerah bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam percepatan pembangunan wilayah atau TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali berjalan di Kota Surakarta.
Pada tahun 2026 ini, program TMMD Tahap I yang dibuka langsung Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono dan Komandan Kodim 0735, Letkol Inf Arief Handoko Usman pada Selasa, 10 Februari 2026, menyasar perbaikan saluran air di Joyotakan, Serengan.
Dalam sambutannya, membacakan surat dari Wali Kota Respati Ardi, Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Martono mengatakan bahwa program TMMD bukan sekedar pembangunan fisik saja.
"TMMD Sengkuyung bukan sekedar program pembangunan fisik tetapi juga sarana untuk memperkuat semangat gotong-royong, kepedulian sosial serta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja bersama, berbagai permasalahan di lingkungan masyarakat, dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan," kata Sekda Budi Murtono.

Berfokus pada perbaikan saluran di Joyotakan, dikatakan Sekda Kota Surakarta ini juga, bahwa perbaikan saluran air memiliki peran penting dalam mencegah genangan air.
"Perbaikan saluran air ini memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan permukiman yang sehat, mencegah terjadinya genangan air serta mengurangi potensi banjir yang selama ini dirasakan oleh masyarakat khususnya pada saat musim hujan," katanya menambahkan.
Diharapkan perbaikan saluran air dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya mengedepankan kualitas pekerjaan serta memperhatikan keselamatan dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Karena keberhasilan program ini dikatakan Budi murtono, tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan secara fisik, tetapi juga manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Diketahui TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 di Jalan Kahayan dan Jalan Karandan, Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan dengan sasaran pekerjaan perbaikan saluran air dengan volume panjang 327 meter menggunakan uditch ukuran 80 kali 80 centimeter.
Selain sasaran fisik, TMMD Tahap I juga menyasar non fisik, yakni penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan koperasi merah putih hingga pembagian sembako. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....