Rakorsus di Sragen, LAZISMU Jateng Fokus Penguatan Ekonomi Berbasis Masjid
- 09 Feb 2026 07:06 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Pengurus LAZISMU Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) di Kabupaten Sragen selama dua hari, Sabtu-Minggu (7-8 Februari. Pertemuan ini bertujuan untuk mengonsolidasikan berbagai program kerja unggulan, terutama dalam merespons berbagai musibah yang melanda tanah air serta penguatan kesejahteraan umat.
Bendahara PWM Jawa Tengah, Prof. Dr. Sofyan Anif, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap solidaritas warga Muhammadiyah di Jawa Tengah. Dia mengungkapkan total dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun melalui LAZISMU telah menembus angka Rp80 miliar.
"Sragen ini luar biasa, menempati peringkat ketiga penyumbang terbesar di Jawa Tengah. Ini menunjukkan komitmen kuat warga Muhammadiyah yang sejak lahir memiliki karakter suka menolong tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun ras," ujar Prof. Sofyan di sela acara.
Prof. Sofyan juga menyoroti adanya keselarasan (in line) antara program Muhammadiyah dengan visi Bupati Sragen terkait konsep "Masjid Berdampak". Menurutnya, masjid tidak boleh hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi harus menjadi pusat kesejahteraan jemaah.
"Keadilan dan demokrasi hanya bisa terwujud jika ada kesejahteraan. Di sinilah peran masjid untuk hadir memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat," ucap dia.

Salah satu poin strategis yang dibahas adalah rencana sinergi antara masjid Muhammadiyah dengan Kementerian Koperasi. Prof. Sofyan memaparkan adanya peluang subsidi mulai dari Rp300 juta hingga Rp750 juta untuk pengembangan usaha ritel di lingkungan masjid.
Syarat utamanya, masjid harus sudah memiliki atau membentuk badan hukum Koperasi. Menurutnya, bantuan ini bukan untuk simpan pinjam, melainkan untuk usaha ritel.
"Jika jemaah sudah punya usaha ritel sendiri, kita ajak bergabung. Tujuannya agar pendapatan jemaah meningkat, sehingga mereka yang tadinya dibantu, kedepannya memiliki kemampuan untuk membayar zakat," kata Prof. Sofyan menjelaskan secara spesifik
Sementara itu Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyatakan rasa bangganya atas terpilihnya Sragen sebagai tuan rumah Rakorsus LAZISMU se-Jawa Tengah. Baginya, ini adalah bentuk kepercayaan terhadap kepedulian masyarakat Sragen dalam berzakat.
Bupati Sigit menekankan tiga harapan besar dari Rakorsus ini. Yakni menjadikan LAZISMU sebagai instrumen penyelesaian masalah umat dan kebangsaan. Mendorong masjid menjadi pusat kesejahteraan untuk pengentasan kemiskinan. Serta optimalisasi potensi, mengingat potensi zakat di Sragen sangat besar.
"Potensi zakat di Sragen sebenarnya bisa mencapai Rp200 miliar, namun saat ini yang terdayagunakan masih di bawah Rp100 miliar. Melalui forum ini, kita harap ada langkah optimalisasi agar zakat benar-benar menjadi solusi nyata bagi persoalan kemiskinan dan edukasi masyarakat," kata Bupati Sigit. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....