DPC PDI-P Komitmen Jaga Stok Darah PMI Solo

  • 09 Feb 2026 06:16 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - DPC PDI Perjuangan (PDI-P) Kota Solo menggelar donor darah di kantor DPC PDI-P setempat, Minggu 8 Februari 2026. Selain menjadi rangkaian peringatan HUT ke-53 partai, PDIP Solo bermaksud menjadikan donor darah tersebut sebagai dukungan bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Solo dalam menjaga ketersediaan darah. 

Ratusan kader PDI-P dan masyarakat umum begitu antusias mengikuti aksi sosial ini. Mereka mengantre secara tertib sebelum diambil darah oleh petugas.

Baca juga: HUT ke-53, PDI-P Solo Wayangan Dihadiri Respati-Astrid 

Satu dari mereka adalah Nyoto Wiyono yang mendonorkan darahnya untuk orang lain melalui PMI Solo. Pria 57 tahun asal Kleco, Kelurahan Karangasem itu bukan kali pertama mengikuti donor darah, lantaran setiap PDI-P menggelar donor darah dirinya tak pernah absen. 

"Ini panggilan jiwa sebagai masyarakat harus saling membantu. Memang rutin setiap ada aksi donor darah kita ikut sebagai kader harus support," ucap pensiunan karyawan Pabrik Jamu Air Mancur itu.

Nyoto mengaku, pertama kali melakukan donor darah saat menginjak usia 19 tahun, sampai kini setiap tiga bulan sekali selalu donor darah. Pemilik golongan darah O itu sampai tak ingat berapa puluh kali dimintai tolong untuk memberikan darahnya bagi kerabat, teman, tetangga bahkan telfon langsung dari PMI Solo.

 

"Sejak umur 19 tahun, sudah lama sampai kartu tidak pernah bawa langsung diterima. Awalnya tergerak karena saudara-saudara kita banyak yang butuh, setelah kita coba rutin kok tubuh kita malah semakin enak dan enteng tidak ada rasa males-males gitu," ucap dia.

Ketua DPC PDI-P Solo Aria Bima memantau langsung kegiatan donor darah di Aula DPC PDI-P Solo, Brengosan,.Solo, Minggu 8 Februari. (Foto: RRI/Mulato Ishaan)

Ketua DPC PDI-P Solo, Aria Bima, di sela-sela kegiatan menguntungkan, PDIP Solo sudah sepakat dengan PMI Solo untuk mengadakan donor darah rutin, dua bulan sekali. Jadi PDIP akan menjadi salah satu sumber darah untuk PMI Solo. 

Baca juga: PMI Solo Mantap Jadi Mitra Kesehatan Warga Solo

Aria Bima menyebut, awalnya PDI-P ingin menggelar donor darah rutin itu setiap tiga bulan. Namun mengingat keterbatasan stok darah PMI Solo, frekuensi aksi sosial itu ditambah menjadi dua bulan sekali. PDI-P, kata dia, memberikan kesempatan warga Solo untuk mendonorkan darah mereka dalam setiap kegiatan tersebut.

“Jadi nantinya kader-kader PDI-P di tingkat ranting dan anak ranting akan menggerakkan warga (untuk mendonorkan darah mereka). Donor darah juga akan dilaksanakan merata, kali ini di kantor cabang PDI-P, besok-besok di kantor PAC," ujarnya.

Aria Bima menegaskan, aksi sosial tersebut diharapkan mengangkat kembali pamor partai politik. Ia berharap rakyat, terutama kaum muda dan GenZ, bisa mencintai dunia politik dan partai-partai. 

"Hari ini pun target kami adalah keikutsertaan masyarakat, bukan hanya kader. Sampai siang ini sudah terkumpul 158 kantung darah dan ada 218 pendonor yang mengantre,” katanya.

Ia menyebut hampir 70 persen pemilih pada 2029 adalah Gen Z. Namun 97 persen dari mereka tidak suka parpol. "Makanya parpol harus berbuat baik untuk rakyat, agar pilar demokrasi ini tidak ditinggalkan,” kata dia menandaskan.

Senior PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy, mengklaim bahwa aksi donor darah itu menunjukkan komitmen partainya dalam membantu kebutuhan riil masyarakat. “Dari dulu kami konsisten menggelar donor darah,” ucap mantan ketua DPC PDI-P Solo 5 periode itu. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....