Gunakan CSR, Shelter PKL Solo Square Bakal Dipercantik
- 04 Feb 2026 07:49 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Shelter Pedagang Kaki Lima (PKL) Kuliner Solo Square akan diremajakan atau dipercantik dalam waktu dekat. Dinas Perdagangan Pemkot Solo menggandeng pihak ketiga atau swasta untuk mempercantik selter kuliner yang berlokasi di wilayah Kelurahan Pajang itu.
Saat ini Dinas Perdagangan Kota Solo tengah mematangkan konsep agar upaya rehabilitasi bangunan bisa dilakukan dalam waktu dekat. Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Arif Handoko membenarkan adanya rencana perbaikan Shelter Kuliner yang ada di timur Mall Solo Square itu.
“Tahun ini, desainnya masih dimatangkan. Mudah-mudahan bisa dilakukan secepatnya,” kata dia, Selasa 3 Februari 2026.
Pantauan di lokasi Shelter Kuliner Solo Square Selasa 3 Februari, kondisinya memang sudah perlu mendapat perawatan karena lokasi yang tampak kurang sedap dipandang mata dengan berbagai kepadatan dan penempatan barang masing-masing pedagang.
Lokasi itu pun sebelumnya juga sempat disterilisasi dari parkir oleh Dinas Perhubungan Kota Surakarta agar tata letak perparkiran selaras dengan area pedagang yang ada di shelter setempat.
Lanjut Arif Handoko, biaya perbaikan atau perawatan bangunan shelter itu ditaksir tidak begitu besar Diadag Solo akan menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) dari pihak swasta.
Proses rehabilitasi bangunan shelter itu nanti tidak akan merubah konsep atau tata letak shelter yang sudah ada seperti saat ini. Oleh sebab itu pedagang tidak perlu khawatir dengan ukuran karena tidak ada yang berubah.
Artinya seluruh pedagang yang saat ini ada di sana pun masih akan menempati tempat masing-masing seperti yang ada saat ini.
"Tidak ada yang dirubah, kita lakukan tambal sulam kerusakan. Pengecatan, penambahan papan nama dan informasi menu beserta harganya. Intinya kita percantik lah," kata Arif membeberkan.
Arif menyebut di lokasi itu terdapat 92 pedagang secara keseluruhan. Pihaknya telah berkomunikasi dengan para pedagang sebelum pekerjaan dimulai.
“Jumlahnya kan ada 92 pedagang (92 shelter) jadi sesuai itu juga. Pekerjaannya tahun ini, mudah-mudahan kalau tidak ada perubahan desain lagi bisa langsung dikerjakan,” ucap Arif.
Arif memastikan selama renovasi Pedagang masih bisa melakukan aktifitas. Pemkot tidak akan menyediakan tempat jualan sementara.
“Intinya kan hanya perawatan bangunan saja, prosesnya tidak lama. Jadi selama perawatan dilakukan pedagang masih bisa jualan di sana, jadi tidak perlu pindah." MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....