Bawaslu Dampingi 2.400 Pemilih SMKN-2-Surakarta Ikuti Pemilos e-Voting

  • 03 Feb 2026 15:24 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan demokrasi sejak dini. Dilaksanakan melalui pendampingan pelaksanaan Pemilihan  OSIS (Pemilos) baik SMK Negeri 2 Surakarta Periode 2026/2027.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026, dan diikuti oleh sekitar 2.400 pemilih dari kalangan siswa. Pendampingan dilakukan langsung oleh Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Agus Sulistyo, S.E., M.M., yang hadir memenuhi undangan pihak sekolah.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi e-voting. Hal ini  menjadi bagian dari inovasi pembelajaran demokrasi yang menyesuaikan dengan perkembangan era digital.

Bawaslu Kota Surakarta memandang bahwa Pemilihan OSIS merupakan sarana strategis dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai praktik demokrasi yang baik dan benar. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang mekanisme pemilihan, tetapi juga memahami nilai-nilai dasar demokrasi seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan partisipasi aktif.

Pemanfaatan teknologi e-voting dalam Pemilos dapat memberikan pengalaman baru bagi para siswa. Sistem ini memungkinkan proses pemungutan suara berjalan lebih efisien, cepat, dan terstruktur, sekaligus memperkenalkan konsep pemilihan berbasis digital kepada peserta didik.

Anggota Bawaslu Kota Surakarta Agus Sulistyo bersma Kepala SMKN 2 Surakarta saat pendampingan Pemilos ( Foto: Dok/Bawaslu)

Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Agus Sulistyo, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilihan OSIS berbasis e-voting di SMK Negeri 2 Surakarta diharapkan dapat menjadi prototipe atau model percontohan bagi pelaksanaan Pemilos di sekolah-sekolah lain, baik di tingkat SMA maupun SMK.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi prototipe bagi pemilih pemula di beberapa SMA dan SMK. Ini merupakan contoh yang baik agar kehidupan demokrasi dapat dimulai dari kalangan pemuda, khususnya pemilih pemula, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai demokrasi di era digital,” ujar Agus Sulistyo.

Menurutnya, penerapan e-voting dalam Pemilos merupakan langkah adaptif dalam menjawab tantangan zaman, sekaligus menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk memahami demokrasi yang modern dan bertanggung jawab. Lebih lanjut, Agus Sulistyo menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting sebagai ruang pembelajaran demokrasi.

“Melalui Pemilihan OSIS, siswa diajak untuk terlibat langsung dalam proses demokrasi, mulai dari mengenal calon pemimpin, menyampaikan aspirasi, hingga menentukan pilihan secara mandiri dan bertanggung jawab,” kata Agus lebih lanjut.

Pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS di SMK Negeri 2 Surakarta berlangsung dengan lancar dan tertib. Ribuan siswa mengikuti proses pemungutan suara dengan antusias, menunjukkan tingginya partisipasi dan kesadaran akan pentingnya menggunakan hak pilih.

Pihak sekolah bersama panitia pelaksana telah melakukan persiapan secara matang, termasuk simulasi penggunaan sistem e-voting sebelum hari pelaksanaan. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh siswa memahami tata cara pemungutan suara serta meminimalisasi kendala teknis.

Pendampingan Pemilihan OSIS di SMK Negeri 2 Surakarta ini menegaskan bahwa demokrasi dapat dibangun sejak dini melalui pendidikan yang tepat, partisipatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

 

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....