Kirab Budaya Desa Ngreden Wonosari Klaten, Rebutan Legondo

  • 01 Feb 2026 22:27 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Kirab budaya dalam rangka Haul Ki Ageng Perwito ke 315 di Desa Ngreden Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten berlangsung meriah. Gelar budaya tersebut melibatkan puluhan Abdi Dalem Keraton Surakarta.

Gelar budaya tersebut ditandai dengan kirab tiga gunung masing -masing Gunungan Legondo dan intip, gunungan hasil bumi dan gunungan makan kecil anak-anak. Setelah dikirab keliling kampung sepanjang kurang lebih dua kilometer dari Balai Desa Ngreden sampai komplek makam Ki Ageng Perwito.

"Ini kegiatan Haul Ki Ageng Perwito yang ke 315. Ini ada tiga gunungan tiga macam , gunungan Legondo sama intip ciri khas dari Desa Ngreden, lainnya gunungan buah dan sayur hasil bumi sebagai bentuk syukur dan gunungan anak-anak untuk memeriahkan," kata Juru Kunci Makam Ki Ageng Perwito, Cipto kepada wartawan, Minggu 1 Februari 2026.

Legondo yang dibuat gunungan tersebut kurang lebih seribu biji. Sedangkan intip atau kerak kurang lebih 60 biji.

Legendo dalam bahasa jawa diartikan "Lego Neng Dodo" merupakan makan khas desa tersebut. Legendo terbuat dari beras ketan dicampur parutan kelapa dan dibungkus janur yang dimasak dengan rasa gurih.

Setelah dikirab ketiga gunungan tersebut diperbuat oleh masyarakat yang hadir ditempat tersebut. Dalam sekejap tiga gunungan tersebut habis menjadi rebutan pengunjung.

Pujiyati warga setempat mengaku merasa gembira dapat ikut berebut gunungan legondo itu meskipun harus susah payah. Legondo tersebut akan dimakan bersama keluarga dan janurnya akan dibawa ke sawah yang dipercaya untuk mengusir tikus.

"Rebutan Legondo sama nitip , sayuran. Ini dapat legondo. Tadi susah harus rebutan. Untuk dimakan, kalau dapat sayuran dibawa kesawah untuk tumbal mencegah tikus. Karena ga dapat sayuran janur ya ga papa," katanya.

Pada kirab budaya tersebut juga diserahkan bunga dari Keraton Surakarta yang dibawa para Abdi Dalem kemudian diserahkan kepada juru kunci Makam Ki Ageng Perwito. Bunga tersebut sebagai bentuk bakti atau hormat kepada leluhurnya yakni Ki Ageng Perwito. Adam sutanto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....