Jelang Imlek, Klenteng Tien Kok Sie Gelar Ritual-Kimsin

  • 31 Jan 2026 10:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Menjelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Klenteng Tien Kok Sie menggelar ritual kimsin, ritual penyucian atau pembersihan rupang (patung) dewa-dewi. Kegiatan ini merupakan ritual tahunan untuk menyambut pergantian tahun dalam penanggalan Imlek.

Ketua Yayasan Klenteng Tien Kok Sie, Sumantri Dana Waluya, mengatakan bersih klenteng dilakukan setahun sekali pada bulan ke-12 kalender Imlek. Seluruh rupang dan altar diturunkan untuk dibersihkan sebelum kembali digunakan untuk ibadah.

“Setiap tahun di semua klenteng memandikan kimsin biasanya dilakukan hanya setahun sekali. Itu tradisi, kalau di klenteng itu kan ada tempat pemujaan, ada dewa-dewi, maka itu sekalian di mandikan,” katanya kepada rri.co.id, Jumat, 30 Januari 2026.

Menurutnya, penggunaan sikat atau bahan keras dilarang karena dapat merusak lapisan pada rupang. Oleh sebab itu, pembersihan dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Ia menjelaskan bahwa dalam prosesi tersebut digunakan handuk yang lembut dan selalu dalam kondisi baru. Handuk bekas tidak diperkenankan untuk digunakan. Bahkan setelah prosesi selesai, handuk-handuk yang telah dipakai kerap diperebutkan oleh masyarakat karena dianggap memiliki nilai tersendiri.

Proses mengeringkan rupang dewa dengan handuk saat ritual kimsin atau penyucian rupang. (Foto: RRI/Reza)

“Jadi pakai anduk yang lembut dan selalu di pakai yang baru. Kita tidak boleh menggunakan anduk bekas. Bahkan anduk-anduk yang bekas memandikan, untuk mengeringkan itu buat rebutan,” ucapnya menjelaskan.

Sementara itu, tokoh yang dituakan sekaligus bagian ritual Klenteng Tien Kok Sie, Budiono Tekgianto, mengatakan bersih klenteng tidak hanya bermakna membersihkan secara fisik. Ritual ini juga menjadi simbol penyucian diri dan batin umat dalam menyongsong Tahun Baru Imlek.

“Banyak yang enggak tahu dikira kita memandikan Kimsin, tapi sebetulnya kita untuk membersihkan badan diri kita sendiri-sendiri,” katanya.

Setelah prosesi bersih klenteng, rangkaian perayaan Imlek akan dilanjutkan dengan berbagai ritual dan sembahyang bersama. Puncak perayaan berlangsung pada malam pergantian tahun Imlek. (Reza)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....