Ormas RAJA Santuni 1.200 Duafa, Tepis Isu Jadi Parpol

  • 27 Jan 2026 17:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sebanyak 1.200 warga menerima bantuan sosial Ormas Rakyat Jaya (Raja) Indonesia. Penerima bantuan ini meliputi anak yatim, pengemudi becak, pemulung, Supeltas, penyandang disabilitas dan driver ojek online (Ojol) yang ada di Kota Solo.

Bantuan berupa beras dan uang tunai Rp100.000, berlangsung di Graha Wisata Niaga Jalan Slamet Riyadi Sriwedari, Solo, Sabtu 24 Januari lalu. Pemberian bantuan ini dipimpin langsung Bambang Mulyono, ketua Ormas RAJA Indonesia.

"Yang pertama pelantikan pengurus Ormas RAJA Indonesia, dan santunan untuk abang becak, anak yatim, pemulung, Superstar, disabilitas, dan Ojol, sejumlah jumlah 1.200 penerima," ucap Bambang Mulyono.

Baca juga: Wapres Gibran Santap Sate Bareng 2 Raja Surakarta 

Menurutnya, sudah 33 tahun terakhir melakukan aksi berbagi dengan anak yatim dan warga dhuafa. Hanya saja selama ini banyak kegiatan sosial yang tidak dipublikasikan media. Lanjut Bambang, kegiatan sosial ini memang diniatkan untuk berbagi.

"Kita harus berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan. Kami sudah 33 tahun rutin berbagi bisa setiap pekan, bulanan, atau tahunan," ujar dia.

Baca juga: Ormas Tikus Pithi Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia 

Bambang menepis spekulasi yang menyebut Ormas RAJA Indonesia bakal masuk politik dengan menjadi partai politik kedepannya. Bambang menegaskan, bahwa Ormas RAJA Indonesia fokus pada kegiatan sosial. Dia ingin RAJA Indonesia merambah berbagai daerah di Tanah Air.

"Kita belum berpikir ke sana (berpolitik). Kita lihat saja perkembangannya nanti bagaimana. Yang penting sekarang ini, bersama pengurus DPP, DPW se-Indonesia sudah hadir saat ini. Kita tekankan untuk terus berbagi kebaikan," kata dia.

"RAJA adalah Ormas yang bergerak di bidang sosial, berbagi. Selama ini hanya di Pulau Jawa, Sumatera baru Pekanbaru dan Palembang. Nanti kalau bisa ya merambah seluruh Indonesia. Ormas Raja ini baru berdiri, SK Menkumham baru sebulan yang lalu. SK sudah," kata dia membeberkan lebih lanjut.

Bambang mengatakan ada 16 orang pengurus yang dilantik di Kota Solo. Acara juga dihadiri pengurus dari 30 provinsi. Sedangkan pengurus dari delapan provinsi lainnya belum bisa hadir karena ada kegiatan lain. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....