Dorong Inklusifitas, Bajaj Maxride Berkomitmen Terus Beri Layanan di Solo

  • 24 Jan 2026 13:50 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Manajemen Bajaj Maxride menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang inklusif bagi masyarakat Kota Solo. Langkah ini diambil sebagai upaya menyediakan alternatif moda transportasi yang beragam, sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas warga perkotaan yang terus berkembang.

General Manager Bajaj Maxride, Antonio Gratiano, menyatakan operasional Bajaj di Solo akan tetap berjalan demi memenuhi kepentingan publik. Menurutnya, keputusan ini didasari oleh banyaknya aspirasi dan dukungan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal media sosial.

“Kami akan tetap memberikan layanan operasional kami demi kepentingan warga masyarakat Kota Solo. Berdasarkan pemantauan kami di berbagai lini masa media sosial, sangat banyak warga Solo yang mendukung dan berharap kami dapat tetap melayani mereka,” ujar Antonio Gratiano dalam pers rilis yang diterima RRI, Sabtu 24 Januari 2026.

Antonio menambahkan, sentimen positif dari pengguna menunjukkan bahwa kehadiran Bajaj Maxride memberikan warna baru dalam ekosistem transportasi lokal. Pihaknya meyakini segmentasi pasar Bajaj berbeda dengan ojek online, sehingga kehadirannya justru saling melengkapi pilihan masyarakat.

Sementara itu, Regional Manager Central Java Bajaj Maxride, Bayu Subollah, menekankan perusahaan mengedepankan prinsip keterbukaan. Sebagai bentuk kolaborasi, Bajaj Maxride membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pengemudi ojek online yang ingin bergabung menjadi mitra mereka.

“Kami ingin membuktikan bahwa Bajaj bukan moda transportasi yang eksklusif. Kami justru ingin tumbuh bersama dan bekerja sama dengan komunitas driver moda transportasi lainnya di setiap kesempatan,” ujar Bayu.

Guna memastikan situasi di lapangan tetap kondusif, manajemen juga aktif menjalin komunikasi dengan berbagai komunitas ojol di Solo. Bayu menyebut, koordinasi ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta keamanan kegiatan operasional sehari-hari.

“Kami selalu membuka koordinasi dengan komunitas ojol lainnya di Kota Solo, dan berencana untuk mengadakan kopdar atau pertemuan bersama dengan sejumlah komunitas tersebut,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....