Rekonstruksi 6 Ruas Jalan Sragen Selesai, Bupati Berharap Dongkrak Ekonomi

  • 12 Jan 2026 21:46 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Sragen: Rekonstruksi sejumlah jalan di Kabupaten Sragen telah selesai akhir tahun lalu. Pembangunan jalan ini bertujuan untuk memastikan konektivitas antarwilayah berjalan optimal, dan juga diharapkan mendongkrak perekonomian.

Enam ruas jalan kabupaten yang telah rampung direhabilitasi pada akhir tahun 2025, diresmikan penggunaannya oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas. Peresmian pertama digelar sekitar kawasan Makam Butuh di Kecamatan Plupuh pada Senin (12/1).

PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum DPU Sragen Albert Pramono Susanto mengatakan, proyek terbesar dalam rangkaian ini adalah Rekonstruksi Jalan Jono - Tanon di Kabupaten Sragen sepanjang 3,33 KM dengan konstruksi beton senilai Rp6 miliar.

Baca juga: Jelang Tutup Tahun Proyek Infrastruktur Sragen Belum Kelar

Selanjutnya, terdapat pembangunan Jalan Brojol - Girimargo sepanjang 2,6 KM yang menggunakan kombinasi aspal dan beton dengan nilai proyek Rp3,660 miliar. Ruas Jalan Kaloran - Ngrendeng juga telah rampung dikerjakan sepanjang 2,38 KM menggunakan konstruksi beton dengan anggaran sebesar Rp4,23 miliar.

"Lalu jalan Pagak - Nyawun sepanjang 1,690 KM diselesaikan dengan konstruksi beton senilai Rp2,970 miliar," ucap Albert.

Sementara di Kecamatan Plupuh, terdapat dua titik krusial yaitu Jalan Pilang - Butuh sepanjang 0,330 KM dengan beton senilai Rp1.73 miliar, serta Jalan Lingkungan Makam Butuh sepanjang 0,417 KM yang kini telah diaspal dengan biaya Rp445 Juta.

Sementara Bupati Sigit Pamungkas menyampaikan, pembangunan ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur. Ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik yang lebih baik, terutama Infrastruktur untuk Ekonomi.

Menurutnya bahwa pembangunan ini bertujuan untuk memastikan konektivitas antarwilayah berjalan optimal.

"Hari ini Kita meresmikan hari ini 6 ruas jalan kabupaten yang dibangun untuk memastikan pelayanan publik terkait infrastruktur berjalan dengan baik, aktivitas ekonomi menggeliat, dan ada keamanan dari jalan yang dibangun itu," ujar Sigit Pamungkas.

Bupati juga berpesan agar infrastruktur yang dibangun dengan uang rakyat ini dipelihara dengan baik oleh masyarakat.

Jalan Butuh-Sambirejo rusak parah dengan kondisi berlubang dan hanya diberi urug pasir dan batu. (Foto: RRI/Mulato Ishaan)

Pada kesempatan sama Kepala Desa Gedongan, Maryanto, mengungkapkan apresiasinya. Di sisi lain, terdapat aspirasi mengenai jalur wisata sepanjang 1.650 meter yang masih rusak parah pihaknya minta segera dibangun agar akses pariwisata menjadi semakin baik.

"Sangat berterima kasih sekali kepada Pemkab Sragen, masyarakat sangat senang sekali. Dengan adanya ini, akses ke pariwisata lebih mudah dan memajukan ekonomi wilayah setempat," ucap dia.

Disisi lain Bupati mengusulkan penataan pedestrian di kawasan Makam Butuh tempat peristirahatan terakhir Raja Pajang Pangeran Joko Tingkir. Termasuk pembangunan dermaga yang dulu digunakan Joko Tingkir menyandarkan kapalnya.

Mengenai ide tersebut Kades Maryanto menyatakan siap berkoordinasi dengan warga mengenai rencana gambaran dan prospek kedepannya. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....