Kepengurusan PDI-P Sragen 2025-2026 Libatkan Banyak GenZ

  • 30 Des 2025 11:52 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Sragen: Untung Wibowo Sukawati siap membuat gebrakan untuk Sragen setelah kembali menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sragen periode 2025-2030. Bowo sapaan akrabnya bahkan melibatkan banyak anak muda (GenZ) dalam kepengurusan lima tahun kedepan.

Dijumpai di Kantor DPC PDI-P Sragen, Senin (29/12/2025), Bowo mengaku, stelah mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Konfercab di Hotel Patra Semarang, Mas Bowo langsung menyusun struktural pengurus.

Hasil musyawarah Tim Formatur menghasilkan struktur yang terdiri atas 21 orang sebagai pengurus DPC PDIP Sragen periode 2025-2030 yang kini diajukan untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) ke DPP PDIP.

Baca juga: Untung Wibowo Kembali Pimpin PDI-P Sragen

Ketua DPC PDI-P Sragen, Bowo menyampaikan Konfercab PDIP Sragen berlangsung pada Minggu mulai pukul 09.00 WIB. Dia menyebut konfercab berjalan lancar, tertib, dan kondusif, sesuai peraturan partai. Semua struktur yang terdiri dari 21 orang sudah diambil sumpah dan janji.

"Tugas politik PDIP sekarang dari cabang sampai anak ranting dan fraksi harus terus terjun ke masyarakat. Selama ini, PDIP selalu menggelar dapur umum yang hasilnya dibagikan kepada para buruh tani dan pedagang. Semua harus gerak. Semua kegiatan dilaporkan kepada DPP karena ada portal khusus untuk kegiatan parpol," kata dia.

Bowo menyatakan pada 2026 nanti masih menunggu arahan dari Ketua Umum PDIP. Dia menyatakan PDIP belum secara resmi rapat karena masih menunggu SK resmi dari DPP. Dia mengatakan terkait dengan komposisi perubahan fraksi sejauh ini belum dibahas.

Wibowo Sukawati, menyampaikan, beberapa poin penting dalam perubahan struktur DPC antara lain Penyegaran Pengurus. Komposisi pengurus kini melibatkan banyak anak muda.

"Hal ini dilakukan untuk menghadapi tantangan zaman, mengingat ke depan lebih dari 40 persen pemilih adalah generasi Z dan Alpha," ujarnya.

Dia menegaskan bahwa kader harus terus terjun ke grassroot tanpa menunggu musim Pemilu. Mulai dari program dapur umum setiap tanggal 30 hingga pemantauan pedagang pasar.

"Instruksi jelas, tugas politik tidak mesti 5 tahunan. Laporan teman-teman yang terjun ke masyarakat dipantau terus untuk memastikan semua tertib dan patuh pada arahan partai," ucap Bowo.

Namun, ia memastikan seluruh kader, baik pengurus lama maupun baru, tetap tegak lurus dan solid dalam satu koridor organisasi.

Sedangkan Bendahara DPC PDI-P Sragen, Suparno menyampaikan permohonan maaf kepada DPC, PAC, Ranting, dan Anak Ranting bila selama dua periode sebagai Sekretaris DPC PDIP Sragen ada kekurangan. Dia mengaku bergeser dalam jabatan KSB untuk regenerasi.

"Jadi semua ada saatnya dan zamannya. Zaman Generasi Z (Gen Z) sekarang, maka struktur DPC PDIP merangkul anak-anak muda Gen Z sebanyak 30% dan perempuan sebanyak 40%. Komposisi struktur sudah dikolaborasikan antara senior dan anak muda. Tidak ada dusta di antara kita. Tujuannya untuk membesarkan partai," kata Suparno diamini Bowo dan Sekretaris DPC PDIP Sragen, Suyanto.

Suparno menyatakan Ketua DPC sudah memberi wejangan di hadapan pimpinan sidang dan semua sudah bersepakat. Kalau ada gesekan, jelas dia, akan dievaluasi kembali.

"Saya sudah berumur 62 tahun dan mengabdi di partai selama 25 tahun. Saya berterima kasih masih diamanahi mendampingi beliau (Bowo). Setelah Konfercab, nanti ada Musyawarah Anak Cabang dengan batasan waktu sampai Juni mendatang," ucap dia. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....