Pemkot Sulit Realisasikan Relokasi Pasar Ayam, Mending Direvitalisasi
- 04 Des 2025 19:12 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Desakan pemindahan pasar ayam yang disampaikan masyarakat Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasarkliwon, sulit direalisasikan Pemerintah Kota Solo. Pemkot justru telah memiliki grand desain revitalisasi pasar hewan di Mojo.
"Sebenarnya sudah ada desain mau dibangun ya di lokasi sana, (eksisting). Mau direvitalisasi jadi gak mungkin pindah," ucap Kepala Dinas Perdagangan Pemkot Solo, Arif Handoko, Kamis (4/12/2025).
Arif menyebut, Pasar Ayam jauh lebih dulu berdiri daripada pemukiman penduduk dan fasilitas umum lainnya. Kalaupun harus dipindahkan memang tidak mudah, mengingat kondisi lahan yang ada di Kota Bengawan.
"Pasar yang sekarang ini kan sudah lama, sama lingkungan sekarang itu duluan pasarnya, jadi kalau mau pindah ya pindah kemana. Kan Solo juga susah cari tempat," ucap dia.
Arif Handoko mengatakan memang sempat mencuat relokasi Pasar Hewan ke eks Bong Mojo, Kelurahan Jebres. Tapi belum terealisasi sudah tercium masyarakat setempat dan keberatan.
"Memang ada wacana mau ke Jebres ya ke eks Bong Mojo depan Pasar Mebel itu dekat dengan sungai, tapi baru ada diskusi kecil saja sana juga ndak berkenan kalau pasar pindah sana," kata Arif.
Lanjut Arif, di Jebres juga pemukiman padat, banyak kos-kosan termasuk keberadaan Solo Urbana Residence dengan lingkungan perumahan elit. Pihaknya yakin belum ada perencanaan saja warga akan menolak.
"Karena kemarin baru diskusi kecil ada sinyal nggak berkenan. Saya gak mendahului, tapi kemungkinan ditolak."
Disinggung perihal grand desain revitalisasi, Arif mengatakan pasar hewan memang akan dikelola lebih baik lagi. Salah satunya pengelolaan limbahnya diperbaiki.
"Karena cari tempat juga susah. Jadi besar kemungkinan juga di sana (eksisting) kalau mau ditata untuk Pasar Ayam itu."
Hanya saja revitalisasi akan terealisasi kapan Pemkot Solo juga belum mengetahui. Karena usulan revitalisasi Pasar Gemblengan Harjodaksino yang sudah ada detail engineering design (DED) sampai saat belum diakomodir Pemerintah Pusat.
"Kalau bangun kan harus dari pusat, keuangan daerah gak mungkin. Kita sudah usulkan dua pasar Harjodaksino sama eks Kabangan ke pusat tapi sampai sekarang ya belum. Kemarin ketemu pak Direktur Sarana Distribusi Perdagangan dan Logistik (Kementerian Perdagangan) baru mau dibahas, usulan dua pasar itu, karena kan anggaran ada penyesuaian," kata Arif menjelaskan.
Terpisah Sekretaris Komisi II DPRD Solo Mukaromah mengatakan, yang paling memungkinkan Pasar Hewan direvitalisasi agar lebih baik. Sebab jika direlokasi susah untuk mencari lahan.
"Ya memungkinkan sekali (direvitalisasi) tapi itu lahan Provinsi. Tapi coba kita akomodir semua (Warga dan pedagang) kenapa tidak. Tapi kita lihat besok (sidak) kita carikan solusi jangka pendek dan panjangnya seperti apa," ucap politikus PKB itu. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....