Pura Mangkunegaran Siap Dorong Wisata Karanganyar

  • 18 Nov 2025 12:34 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Karanganyar: Peringatan hari jadi ke 108 Kabupaten Karanganyar berlangsung khidmad, dalam balutan upacara di alun-alun Kabupaten Karanganyar, Selasa (18/11/2025). Selain diwarnai dengan pertunjukan tari serta pelepasan burung derkuku berjumlah 108 ekor, kebahagiaan hari jadi Karanganyar dilengkapi dengan rencana pengembangam obyek wisata melalui kolaborasi bersama Pura Mangkunegaran.

Kepastian kolaborasi ini disampaikan Bupati Karanganyar, Rober Christanto, usai berbincang dengan KGPAA Mangkunegara X, Gusti Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, saat upacara peringatan hari jadi Karanganyar.

Bupati Karanganyar Rober Christanto menyebut, Pura Mangkunegaran memberikan respons yang sangat positif terkait rencana kolaborasi ini. Beberapa lokasi spesifik yang diusulkan untuk dikembangkan bersama mencakup Pabrik Gula, kawasan Kemuning, dan Pablengan.

"Karanganyar tidak lepas dengan Mangkunegaran. Gusti Bhre sangat setuju dan senang sekali kalau akan bisa menjalin kolaborasi dengan Kabupaten Karanganyar yang notabene waktu itu adalah wilayah Mangkunegaran," ujar Bupati.

Rober berharap agar kolaborasi ini dapat didukung oleh pemerintah pusat serta mendapat support anggaran. Namun, ia menekankan rencana tersebut masih dalam proses diskusi intensif untuk menemukan tata kelola dan kebijakan yang tepat.

"Semuanya butuh proses. Nanti melalui diskusi-diskusi, akan ditemukan pola pengelolaan yang tepat. Pemerintah tentu siap mendukung, tetapi harus ada skema kerja sama yang jelas,” ucapnya.

Senada, KGPAA Mangkunegara X Gusti Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo mengatakan Karanganyar merupakan kabupaten yang dekat dengan hati Mangkunegaran. Hal ini didasari sejarah panjang perjuangan leluhurnya yang banyak dimulai dari wilayah Karanganyar.

Menurut Gusti Bhre, pihaknya akan berkomitmen untuk lebih aktif di Karanganyar melalui kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan seluruh jajaran Forkopimda.

"Tentunya dari sisi kebudayaan dan dari sisi sosial budaya itu yang ingin kita dorong ke depannya dengan kabupaten," kata Gusti Bhre.

Saat ini, pihak Mangkunegaran tengah mengevaluasi beberapa titik pariwisata di Karanganyar untuk dikembangkan. Di antaranya adalah Pablengan, Karang Pandan, dan Kemuning, yang semuanya memiliki tali sejarah kuat dengan Pura Mangkunegaran.

Secara spesifik, lanjut Gusti Bhre, salah satu pengembangan di kawasan Kemuning akan dilihat dari perspektif komoditas teh. Menurutnya, teh yang disajikan di Mangkunegaran juga ada yang berasal dari Kemuning.

"Ya harapannya pengembangan ini dapat meluas tidak hanya terbatas pada sektor teh," katanya.

Adapun, Gusti Bhre menambahkan saat ini pihaknya sedang mengevaluasi seluruh aset yang ada. Ia mengakui terdapat sejumlah aset potensial di Karanganyar termasuk di wilayah Karangpandan. Aset tersebut dinilai berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi pariwisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....