Pakubuwono-14 Dijabat KGPH Hangabehi Hasil Rapat Keluarga-Besar Keraton
- 13 Nov 2025 18:47 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta menetapkan KGPH Hangabehi sebagai Pakubuwono (PB) Ke-14 setelah sebelumnya dikukuhkan dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Amangku Nagara Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram Kaping 7. Pengukuhan dan penobatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru dan khidmat di Sasana Handrawina Keraton Surakarta, dihadiri oleh para sentono, kerabat, maha Mentri, serta Lembaga Dewan Adat Keraton.
Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta, GKR Koes Murtiyah Wandansari, mengatakan bahwa keputusan ini merupakan hasil kesepakatan keluarga besar untuk menjaga keutuhan dan kelangsungan keraton setelah berbagai dinamika internal yang terjadi selama beberapa tahun terakhir.
“Kita akan menyatukan keluarga besar, juga menyatukan di dalam. Istilahnya semua ketemu pada keraton, di beberapa kabupaten semua datang. Yang paling utama niatan kita supaya keraton itu, apa ya, keributan yang dulu-dulu itu jadi satu,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).
Menurut GKR Koes Murtiyah, seluruh pihak kini telah menyepakati untuk menutup lembaran lama dan bersama menjaga kelestarian nilai-nilai luhur keraton.
“Kita menyatu saja. Yang penting kita adalah menjaga keutuhan sentono dan melestarikan keraton, pastinya dengan kemampuan dan keinginan masing-masing,” katanya.
Terkait peran Panembahan Agung Tejowulan, ia menegaskan bahwa dirinya tetap menjadi sesepuh yang berperan mengoordinasikan hubungan antara kerabat dan pemerintah.
“Koordinasinya tetap Gusti Tejo sebagai sesepuh, tapi semua apa yang kita lakukan harus melibatkan beliau untuk koordinasi dengan pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Pakubuwono XIV Hangabehi menyampaikan rasa terima kasih dan meminta waktu untuk menenangkan diri usai pengukuhan. Ia belum ingin menjelaskan secara rinci mengenai langkah selanjutnya.
“Apa ini saya tak izin untuk istirahat dulu. Nanti pokoknya tunggu saja (prosesi selanjutnya), yang sabar, mohon doa dan supportnya,” ujarnya.
Saat ditanya terkait penobatan resmi yang disebut oleh Gusti Moeng, PB XIV menjawab singkat agar masyarakat menunggu pengumuman resmi dari pihak keraton.
“Pokoknya nanti tunggu saja, pokoknya secepatnya nanti akan ada pemberitaan dari kami,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil nantinya akan difokuskan untuk kepentingan dan kelangsungan Keraton Surakarta.
“Langkahnya, ya untuk keraton, nggak ada yang lain. Untuk kelangsungan keraton, gak ada yang lain,” katanya.
Menanggapi rencana prosesi penobatan Purboyo sebagai PB XIV yang disebut akan digelar pada Sabtu, PB XIV Hangabehi meminta semua pihak bersabar. “Sabar, tunggu saja,” ujarnya.
Terkait arah kepemimpinannya di keraton, ia menyatakan belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh. Namun menegaskan tekadnya untuk menjaga keberlanjutan lembaga budaya itu.
“Saya belum bisa menjawab, pokoknya sabar dulu, minta support dan doanya. Yang penting kelangsungan keraton berjalan lebih baik untuk ke depan,” katanya.
Saat ditanya soal komunikasi dengan Gusti Purboyo, PB XIV Hangabehi mengaku belum ada pembicaraan lanjutan. Namun membuka kemungkinan komunikasi ke depan.
“Terakhir ini belum ada komunikasi lagi, tapi nanti pasti ada komunikasi lagi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa rincian teknis penobatan dan langkah-langkah lanjutan akan dikoordinasikan oleh Panembahan Agung Tejowulan.
“Nah itu nanti ke Gusti Tejo, ke Panembahan Agung Tejowulan nanti untuk pertanyaan-pertanyaan lainnya,” katanya. (Ase)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....