Terima Penghargaan KPID, Casytha Komitmen Perkuat Penyiaran Jateng
- 08 Nov 2025 16:31 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Casytha Arriwi Kathamandu Ketua KNPI Jawa Tengah mendapatkan penghargaan tokoh perempuan peduli penyiaran 2025 oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daera (KPID) Jawa Tengah.
Dengan penghargaan ini, dirinya berkomitmen akan terus membangun ekosistem penyiaran di Jawa Tengah agar bisa lebih baik lagi dari sebelumnya.
Ditemui wartawan setelah acara puncak malam Anugerah KPID Jawa Tengah di Pendhapi Kabupaten Jepara, Jumat (31/10/2025), Casytha mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.
"Kami berterima kasih atas anugerah ini sebagai bentuk apresiasi dan kepercayaan kepada kami untuk tidak lelah memberikan kontribusi bagi penguatan lembaga penyiaran di Jawa Tengah. Mari bersama-sama membangun penyiaran di Jateng," kata Casytha Arriwi Kathamandu.
Ditambahkan dirinya, penyiaran melalui radio maupun televisi adalah bagian penting dalam kehidupan. Meskipun kini radio sudah mulai ditinggalkan, namun tetap memiliki kekuatan tersendiri.
"Radio dan televisi tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Meskipun dunia digital berkembang pesat, lembaga penyiaran khususnya radio tetap memiliki kekuatan tersendiri dalam menyampaikan informasi yang dekat dengan publik," katanya menambahkan.
Sementara itu, Ketua Panitia KPID Award 2025, Mukhamad Nur Huda mengatakan pemberian penghargaan terhadap tokoh-tokoh penyiaran atas dasar komitmen dan keberpihakan terhadap dunia penyiaran tentunya.
"Penghargaan yang diberikan kepada tokoh-tokoh tersebut atas dasar komitmen dan keberpihakan terhadap dunia penyiaran di Jawa Tengah yang sehat, inklusif dan berorientasi pada masyarakat," ucap Mukhamad Nur Huda.
Diketahui selain Casytha Arriwi Kathamandu, ada beberapa nama juga yang menerima penghargaan tokoh peduli penyiaran, yakni Prof. Dr. Noor Achmad (Ketua BAZNAS RI), Dr. Supari, MT (Rektor Universitas Semarang.
Ada juga KH. M. Yusuf Chudlori seorang pengasuh Pondok Pesantren Tegal Rejo, Magelang. Ajang penghargaan ini juga disebut bisa menjadi barometer kemajuan dunia penyiaran di Jawa Tengah. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....