Peringati Hari Santri, Pemkot Surakarta Deklarasikan Ponpes Ramah Anak
- 23 Okt 2025 02:48 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memperingati hari santri 2025 dengan mengadakan apel dan juga deklarasi Pondok Pesantren asri serta ramah anak di Masjid Agung pada Rabu (22/10/2025).
Deklarasi ini sendiri diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), berkolaborasi dengan Kementrian Agama (Kemenag) Kota Surakarta.
Ditemui setelah menghadiri acara, Kepala DP3AP2KB, Kristiana Hariyanti menjelaskan bahwa deklarasi ini adalah bukti Pemerintah Kota Surakarta peduli kepada anak-anak untuk memberikan situasi kondisi yang nyaman di tempat di mana mereka belajar.
"Ini sebagai wujud bentuk keseriusan pemerintah Kota Surakarta dalam kepedulian terhadap anak-anak kita yang mereka harus mendapatkan situasi kondisi yang nyaman di tempat di mana mereka belajar. Salah satunya di pondok pesantren, sehingga harapannya ke depan kekerasan-kekerasan terhadap anak dapat kita minimalisasikan," kata Kristiana Hariyanti.
Dalam memastikan keberhasilan program ramah anak di Pondok Pesantren (Ponpes), Kristiana Hariyanti menambahkan akan kembali mengundang seluruh pimpinan Ponpes untuk melaporkan seberapa berhasil program yang dijalankan.
"Nanti pasti mereka akan semacam dikumpulkan lah untuk melaporkan dan komunikasi wajib hukumnya itu karena kontrolnya kita ada di sana, supaya kita juga tahu apakah efektif atau tidak dengan kegiatan seperti ini," katanya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menjelaskan bahwa deklarasi ini memiliki harapan pondok pesantren yang menjadi rumah kedua bagi anak-anak, bisa memberikan rasa aman dan nyaman.
"Kita tentu semua berharap bahwa pesantren yang menjadi bagian dari keluarga kedua setelah keluarga inti yang ada di rumah. Itu betul-betul memberikan rasa aman dan nyaman. Kita pengin pesantren yang ada di Surakarta itu menjadi wadah pembelajaran yang paripurna bagi pembekalan para santrinya untuk kehidupan mereka kelak," ucap Ahmad Ulin Nur Hafsun.
Ditambahkan Ahmad Ulin Nur Hafsun, dirinya mengajak seluruh Pondok Pesantren dan seluruh stakeholder untuk terus memperkokoh komitmen dalam memperkuat karakter para santri dengan gerakan ramah anak.
"kita perkokoh komitmen kebangsaan kita semoga pesantren ke depan ya semakin terus memperkuat menyiapkan karakter yang baik bagi para santrinya menuju peradaban dunia dan tentu saja pesan kami mari kita jaga, kita terus tingkatkan keasrian pesantren kita untuk mendukung gerakan pesantren ramah anak," ucapnya menambahkan.
Acara deklarasi sendiri diikuti 38 Pondok Pesantren se-Kota Surakarta. Ke depan DP3AP2KB juga akan terus melebarkan sayap membentuk program ramah anak demi meminimalisasi kejadian yang tidak diinginkan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....