Pencarian Nelayan Tenggelam, Tim Temukan Bagian Perahu Patah

  • 19 Okt 2025 21:11 WIB
  •  Surakarta

KBRN Sragen: Pencarian seroang nelayan dan pemilik keramba Dwi Fathan Khasani (24) yang tenggelam di perairan Waduk Kedung Ombo (WKO) Sragen hingga Minggu (19/10/2025) sore belum membuahkan hasil. Tim gabungan hanya menemukan pecahan moncong perahu yang diduga ditumpangi korban sebelum tenggelam.

Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji mengatakan, pencarian yang dilakukan Basarnas POS Surakarta bersama tim gabungan memang masih nihil. Namun tim pencarian berhasil menemukan patahan perahu bagian depan.

"Itu patah bukan pecah. Patah pas tengah tengah, pas sambungan," ucap AKP Sudarmaji saat dikonfirmasi RRI, Minggu sore.

Baca Juga: Pencarian Nelayan Tenggelam di WKO Terkendala Ini

Temuan patahan perahu itu hanya bagian depan. Sementara yang belakangan diduga tenggelam lantaran terdapat mesin disel sebagai penggerak perahu.

Tim Polsek Sumberlawang dipimpin Kapolsek turut melakukan pencarian nelayan tenggelam di WKO Sragen. (Foto: RRI/Dok Polsek Sumberlawang)

Hasil identifikasi sementara perahu tersebut memang sudah lapuk. Saat digunakan korban patah di tengah-tengah perairan sehingga korban terjatuh dan tenggelam.

"Itu lapuk. Memang sudah lapuk (perahunya). Itu kan yang belakang ada mesinnya, lha yang belakang itu ikut tenggelam, dan itu (moncong perahu) kemambang karena tidak ada beban," kata Kapolsek menjelaskan.

Perahu tersebut patah saat korban hendak berpindah dari bagian belakang ke depan. Saat mesin mati lanjut Kapolsek, korban hendak mendayung, namun nahas perahu patah menjadi dua bagian dan korban terjatuh ke perairan.

"Kondisi perahu rapuh mesin mati akhirnya dia kan jalan di atas perahu mau pindah ke depan mau ndayung, lha pas sampai tengah perahu patah dia panik jatuh," katanya.

Upaya pencarian masih terus dilakukan dengan penyisiran, baik dari Basarnas maupun relawan, BPBD maupun yang lain. "Dengan cara dijangkar dipancing. Tadi yang nyelam juga belum ada hasil," ujar.

Pencarian memang akan dilanjutkan besok pagi. Tetapi dimungkinkan malam ini warga setempat tetap melakukan pencarian walaupun pakai alat alakadarnya. "Pakai baterai, tetap dipantau karena itu kanan kiri pemukiman keramba padat."

Tri Puji Sugiarto Koordinator Pencarian dan Pertolongan Basarnas POS SAR Surakarta mengakui pencarian masih nihil. Upaya pencarian malam ini juga dihentikan.

"Hari ini masih nihil, dan akan dilanjutkan besok pagi. Salah satu kendalanya memang kedalaman waduk dan luasnya area datum." MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....