DPRRI-BPIP Selenggarakan Pembinaan Ideologi Pancasila di Boyolali
- 14 Okt 2025 04:45 WIB
- Surakarta
KBRN,Boyolali: Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Rinto Subekti, menghadiri sekaligus membuka acara Pembinaan Ideologi Pancasila bagi masyarakat Boyolali. Acara ini digelar berkat kerja sama antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 300 warga dari berbagai desa di Kabupaten Boyolali. Acara ini dimaksudkan sebagai upaya memperkuat ideologi Bangsa Indonesia.
Di hadapan seluruh hadirin Rinto menyampaikan kenaikan anggaran untuk BPIP RI di tahun 2026. Ini menjadi bukti besarnya dukungan Pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto terhadap pentingnya menjaga ideologi Pancasila bagi keutuhan Indonesia sebagai sebuah Bangsa.
“Pada tahun 2025 besaran anggaran untuk BPIP-RI sebesar 374 Milyar Rupiah. Sudah dialokasikan dalam pelaksanaannya sampai Oktober ini penyerapan sekitar 70%. Di tahun 2026 Pemerintah mengalokasikan 384 Milyar Rupiah. Kurang lebih ada peningkatan 14 Milyar Rupiah," kata Rinto kemarin
Selain menyoroti terkait anggaran, Rinto juga menyampaikan kemitraan yang dijalankan oleh Komisi XII DPR RI selain dengan BPIP RI juga menjalin kemitraan dengan Pemerintah Daerah dan Organisasi Kemasyarakatan. "Semua dilakukan dalam upaya penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat Indonesia," ujarnya.
Politisi Partai Demokrat tersebut juga menyampaikan harapan agar Badan Legislasi DPR RI dapat menyelesaikan RUU BPIP RI. "Agar segera menjadi Undang-Undang karena sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Ini dimaksudkan supaya keberadaan BPIP lebih kuat," ucap Rinto.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Rinto Subekti, menghadiri sekaligus membuka acara Pembinaan Ideologi Pancasila bagi masyarakat Boyolali. (Foto: RRI/M.Kisno)
Menurutnya, selama ini keberadaan BPIP hanya berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018.
Dalam acara yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Al Azhar Azhima ini, turut dihadiri Agus Muhammad Hajib, Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP RI. Sebagai perwakilan dari BPIP RI ia menyampaikan pentingnya acara Pembinaan Ideologi Pancasila di tengah kondisi masyarakat sekarang ini.
“Menurut beberapa survey menyatakan bahwa anak muda kita saat ini tidak lagi menganggap Pancasila sebagai sesuatu yang penting. Bahwa Pancasila bisa diganti," kata Najib.
Setelah dibuka pada 10.30 WIB acara dilanjutkan dengan pemateri dari tiga naras sumber. Materi pertama bertajuk Wawasan Kebangsaan dalam Bingkai Pancasila disampaikan oleh Andy Apriyanto selaku Koordinator Bidang Sosialisasi BPIP RI.
Untuk pemateri kedua, Dwi Purwanto, Seorang Pengusaha Sukses asal Boyolali yang menyampaikan Materi Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Masyarakat Boyolali.
Sebagai Penutup dari sesi Materi ketiga diisi oleh Tri Haryadi yang merupakan Ketua Organda Kabupaten Karanganyar dengan materi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Tonggal Pembangunan Daerah.
Acara ditutup setelah berlangsung sesi tanya jawab dengan para pemateri pada pukul 13.00 WIB. M.Kisno/MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....