Enam Guru Korea Selatan Mengajar di Sekolah Solo
- 26 Sep 2025 21:23 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Kota Solo kian memperluas jejaring pendidikannya ke kancah global, dimana enam guru asal Korea Selatan mulai mengajar di sejumlah SMP dan SMA di Kota Solo.
Program pertukaran guru ini berlangsung selama enam bulan sebagai bagian dari kerja sama UNESCO sekaligus mendukung program Solo Go International.
Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, mengatakan para guru tersebut sudah tiga pekan berada di Solo untuk mengajar Matematika dan Bahasa Inggris dengan pendekatan berbasis budaya.
“Prinsipnya kami mengenalkan bagaimana budaya luar, dalam hal ini Korea, karena program ini di bawah UNESCO,” ujar Astrid, Jumat (26/9/2025).
Astrid menambahkan, selain meningkatkan kualitas pembelajaran, program ini juga bertujuan menumbuhkan sikap toleransi dan kesadaran siswa terhadap tantangan globalisasi.
“Nanti juga bisa kami ajak untuk saling menghargai toleransi dan menyadarkan siswa bahwa sekarang hidup di era globalisasi,” katanya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyatno, menjelaskan guru asal Korea Selatan tersebut juga berdiskusi dengan guru lokal mengenai metode pembelajaran dan teknologi. Menurutnya, komunikasi antarguru dalam program ini akan menghasilkan hal-hal positif tanpa harus berangkat langsung ke luar negeri.
“Setidaknya ada metode keilmuan berbeda yang bisa jadi referensi. Mereka juga memberikan masukan sebagai evaluasi yang bisa dibandingkan dengan metode di sana. Selain itu juga ada komunikasi antarguru dari setiap komunikasi, bisa dibangun hal positif yang bisa dilakukan di luar negeri tanpa kami ke sana,” kata Dwi.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap semakin banyak tenaga pendidik dari luar negeri yang bisa hadir di Kota Bengawan. Kehadiran para guru asing tersebut diharapkan memperkaya pengalaman belajar siswa sekaligus memperkuat posisi Solo sebagai kota pendidikan bertaraf internasional. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....