MBG Terus Digenjot, 14 SPPG Sudah Beroperasi di Karanganyar
- 03 Sep 2025 21:38 WIB
- Surakarta
KBRN, Karanganyar: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus didorong agar memenuhi kebutuhan seluruh sekolah di Kabupaten Karanganyar. Hingga saat ini, dari 77 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibutuhkan di 5 kecamatan, baru 14 SPPG yang beroperasi secara penuh.
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana mengatakan, dalam waktu dekat, akan menyusul 20-an SPPG yang akan beroperasi di sejumlah kecamatan.
Menurut Adhe, yang juga sebagai ketua Satgas Percepatan MBG Karanganyar, terdapat 35 SPPG yang masih melalui proses verifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Ke 35 SPPG itu masih belum menunjukan progres signifikan untuk mulai beroperasi.
"Kalau tidak salah, baru 14 SPPG yang sudah berjalan. Ditambah beberapa yang running akan mulai operasional dalam waktu dekat, totalnya sekitar 20-an,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (3/9/2025).
Wabub mengungkapkan, satgas percepatan MBG terus memberikan perhatian serius terhadap SPPG yang belum menunjukan progres. Pihaknya akan melakukan pendampingan untuk mengetahui hambatan di lapangan.
"Semua proses pengajuan sampek perizinan itu kan lewat daring melalui Badan Gizi Nasional (BGN), tapi kita Satgas akan tetap dampingi untuk cek kendalanya apa," ucapnya.
Adhe menargetkan seluruh SPPG bisa beroperasi penuh tahun ini. Proses pembangunan setiap SPPG, lanjut Adhe, diberi tenggat waktu maksimal 45 hari sejak verifikasi lokasi oleh BGN.
"Progres pembangunan kita pantau secara harian melalui sistem," katanya.
Lebih lanjut, Wabub mengungkapkan, esensi program MBG ini bukan semata untuk kebutuhan kenyang saja, akan tetapi memastikan asupan gizi anak-anak sekolah serta ibu hamil dan menyusui terpenuhi dengan baik.
"Jadi program MBG ini tak hanya menyasar pemenuhan gizi, tetapi juga bertujuan menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Setiap dapur MBG itu mempekerjakan sekitar 40-50 orang, termasuk juru masak, pengantar makanan, hingga petugas kebersihan," ucapnya.
Adapun Adhe menyebut semangat utama dari program ini adalah menciptakan efek ganda, yakni memastikan generasi muda tumbuh sehat dan kuat sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
"Kalau gizinya bagus, pasti berdampak ke perkembangan otak, tinggi badan, dan fisik anak-anak," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....