Klaten, 75 Orang Alami Keracunan Masal

  • 14 Apr 2025 23:40 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Klaten: Puluhan orang mengalami keracunan masal saat mengikuti halal bihalal di Desa Karangturi Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten. Warga merasakan mual dan muntakh, lemas dan demam.

Kondisi itu dialami baik anak-anak, dewasa maupun lansia. Mereka sebelumnya menyantap makanan di hidangkan Snack dan ada pula nasi kotak.

Kepala bidang Penanggulangan bencana , Kerelawanan , Diklat dan PMR PMI Klaten Nur Tjahjono Suharto kepada RRI membenarkan atas kejadian terseubt. Setelah menerima laporan itu PMI Kabupaten klaten terus menerjunkan tim dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan maupun BPBD.

Sampai dengan pukul 20 40 wib, warga yang diduga keracunan tersebut terus bertmbah.Data awal 64 orang kemudian menjadi 75 orang dan satu diantaranya meninggal dunia.

“Sampai dengan pukul 20.40 kami mendaptkan laporan juga sejumlah korban ini meningakt menjadi 75 orang. Terdapat yang meninggal dunia atas nama Suparno 50 tahun warga Dukuh Wagean . Saat kritis dirawat di Suradi Tirtonegoro. Memiliki riwayat sesak napas.,” ungkap Nur Tjahjono Suharto, Senin (14/4/2025) malam.

Dikatakan kronologis dari peristiwa itu hari Sabtu 12 April ditempat itu terdapat pentas wayang kulit dalam rangka Halal bi halal. Paginya 13 Arpil mereka yang mengkonsumsi makanan merasa pening, mulas namun belum banyak yang merasakan dampaknya dan setelah pada 14 April , rasa pening itu semakin banyak dirasakan oleh warga.

“Kronologi kejadian kejadiannya pada hari sabtu tanggal 12 April 2025 dimana ada pentas wayang kulit dalam rangka halal bi halal . Kemudian pada tanggal 13 april bebrapa warga yang menghadiri itu merasa mulas, mual dan pening namun belum bersama-sama . kemudian hari senin 14 april rasa mulas dan pening itu semakin banyak dirasakan warga yang mengikuti kegaitan itu kemudian dilakukan penanganan,” katanya.

Puluhan warga yang diduga keracunan makanan itu dirawat disejumlah fasilitas kesehtan baik Klinik maupun rumah sakit. adam sutanto

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....