Respons Wali Kota Solo Terkait Efisiensi Anggaran Saat Pidato di Hadapan DPRD
- 22 Feb 2025 11:11 WIB
- Surakarta
KBRN,Surakarta: Wali Kota Solo Respati Achmad Ardianto mengaku tidak khawatir terkait efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Pusat belakangan ini. Pihaknya optimis di tengah efisiensi tidak mempengaruhi kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mengefisienkan anggaran belanja negara melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.
"Mari jadikan hal ini sebagai momentum untuk Kota Solo membuktikan bahwa di tengah keterbatasan yang ada namun kita dapat mewujudkan Solo sesuai nomenklatur yang berbasis RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah)," kata Wali Kota saat pidato perdana di hadapan anggota DPRD Solo, Jumat (21/2).
Wali kota lantas mengajak anggota DPRD dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk mengoptimalkan potensi BUMD-BUMD Kota Solo. Secepatnya evaluasi pada BUMD-BUMD akan segera dilakukan.
"Sehingga target PAD Kota Solo akan meningkat yang hasilnya akan dikembalikan pada masyarakat," ujar mantan Ketua HIPMI Solo itu.
Ardi mengakui, yang masih menjadi PR bersama dalam kepemimpinannya 5 tahun kedepan yakni menekan angka kemiskinan—yang pada 2024. Dimana persentase penduduk miskin Kota Solo masih sebesar 8,31 persen. Angka ini berhasil ditekan atau turun 0,13 persen dibandingkan tahun 2023.
"Untuk itu, mari bersama-sama kita bekerja lebih ekstra untuk kesejahteraan warga Solo dengan menghidupkan dan menyejahterakan UMKM, menjadikan Solo sebagai destinasi MICE terbaik, peluang dan kemudahan lapangan pekerjaan yang lebih terbuka, dengan mendukung program Rumah Siap Kerja dan UMKM Center—dan tentunya turut mengutamakan pemberian insentif-insentif khusus bagi pihak-pihak yang membutuhkan dan kita pastikan tepat sasaran," kata Wali Kota.
Sebagai upaya menyerap aspirasi warga, dalam 100 hari pertama, Respati Ardi akan melakukan anjangsana ke kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Solo. Bahkan saat anggota DPRD melakukan reses ke Daerah Pemilihan, Wali Kota siap mendampingi kegiatan tersebut.
"Untuk para anggota legislatif dari fraksi dan partai mana pun, karena sinergitas dan kerja cepat akan sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang berada di tingkat bawah."
Tak hanya itu, Wali Kota memastikan Solo akan tumbuh menjadi Kota Kreatif Dunia. Ruang yang nyaman bagi anak-anak muda dengan segala gagasannya untuk terus berkembang dan terbuka dengan segala perkembangan-perkembangan teknologi digital.
"Semangat Solo menuju Smart City juga harus kita kawal bersama. Surveillance system dalam pengawasan aktivitas kota akan kita gerakkan. Jadi, kita siap mendorong teknologi untuk optimalisasi pelayanan publik," ujar dia.
Pada akhir pidatonya Wali Kota ingin melanggengkan Solo menjadi kota layak anak (KLA). Bahkan lansia hingga kelompok disabilitas dan tetap menjadi kota yang ramah bagi semua keberagaman—Kota Toleran yang menyejukkan.
"Menyongsong 2025 yang penuh semangat dan Hari Jadi ke-280 Kota Solo, mari saling beriringan mewujudkan kota ini menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi warganya yang tinggal dan bagi siapa pun yang datang," kata Respati mengakhiri pidatonya. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....