KPH Eddy S Wirabhumi Kembali Terpilih Ketua Umum MAKN

  • 16 Des 2024 14:58 WIB
  •  Surakarta
KBRN,Surakarta: Kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Eddy S. Wirabhumi, kembali terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN). Pemilihan ini berlangsung secara aklamasi dalam Musyawarah Agung MAKN ke-2 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS), Kota Solo, Minggu, (15/12/2024).

Musyawarah Agung MAKN ke-2 dihadiri oleh 58 perwakilan kerajaan dari seluruh Nusantara. Pemilihan secara aklamasi ini mencerminkan dukungan penuh dan kepercayaan besar yang diberikan oleh para anggota terhadap kepemimpinan KPH Eddy Wirabhumi.

Dalam sambutannya, KPH Eddy Wirabhumi menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Pihaknya akan memperjuangkan pelestarian adat budaya Nusantara.

“Terima kasih atas dukungan dan amanah ini. Saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan pelestarian adat dan budaya Nusantara, serta memperkuat persatuan antar-kerajaan di Indonesia,” ujarnya .

Dia juga mengajak seluruh raja-raja yang tergabung MAKN di Nusantara untuk bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat di sekitar.

"Agar lebih dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara menuju Indonesia emas 2045," ujarnya, menambahkan.

Pada acara gala dinner penutupan Musyawarah Agung di Sitihinggil Karaton Surakarta, Eddy Wirabhumi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Raja-raja di Karaton Surakarta Hadiningrat. Pihaknya meminta hadirin untuk mendoakan kesehatan Sinuwun Pakubuwono XIII agar senantiasa diberi kesehatan yang cukup baik dan panjang umur.

Sebagai Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Karaton Surakarta Hadiningrat, KPH Eddy Wirabhumi memiliki rekam jejak yang kuat dalam memperjuangkan eksistensi budaya dan tradisi kerajaan. Beliau juga merupakan suami dari Gusti Kanjeng Ratu Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng), yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi dan Informasi Keraton Nusantara (FKIKN).

Dia juga menyebut, Musyawarah Agung MAKN ke-2 menjadi momen penting bagi para anggota untuk berdiskusi mengenai strategi pelestarian budaya di tengah tantangan modernisasi. Selain pemilihan Ketua Umum, forum ini juga menjadi wadah untuk merumuskan program-program strategis dalam memperkuat peran kerajaan-kerajaan di Indonesia.

Eddy Wirabhumi menegaskan bahwa MAKN akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai adat dan tradisi Nusantara.
“Kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menjadikannya relevan dalam kehidupan modern sebagai identitas bangsa yang membanggakan,” ucapnya.

Sebagai organisasi yang menaungi kerajaan-kerajaan di Indonesia, MAKN memiliki tanggung jawab besar untuk mempromosikan budaya lokal di tingkat nasional dan internasional. Di bawah kepemimpinan KPH Eddy Wirabhumi, MAKN telah menjalankan berbagai program pelestarian adat, termasuk festival budaya, seminar edukasi, dan advokasi hukum adat.

Melalui Musyawarah Agung ini, MAKN juga menegaskan komitmennya untuk terus mempererat hubungan antar-kerajaan, memperkuat identitas budaya bangsa, dan memastikan warisan leluhur tetap hidup di tengah arus globalisasi.

Para perwakilan kerajaan yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap terpilihnya kembali KPH Eddy Wirabhumi. Salah satu perwakilan, Vico Amalo dari Kasulnanan Termanu, Rote, Nusa Tenggara Timur, menyatakan,

“Beliau adalah pemimpin yang memiliki visi dan integritas. Kami yakin, di bawah kepemimpinannya, MAKN akan terus maju dan membawa manfaat besar bagi budaya Nusantara," katanya.

DYMM Sultan Mulia Kusuma Nata Pakunegara XV, Kesultanan Pakunegara Sanggau, Kalimantan Barat, juga menyampaikan, dengan terpilihnya kembali KPH Eddy Wirabhumi, pihaknya berharap MAKN ke depan semakin solid dan semakin baik. Ia percaya Ketua Umum mampu memperjuangkan hak-hak adat kerajaan Nusantara.

"Dengan terpilihnya kembali KPH Eddy Wirabhumi sebagai Ketua Umum, MAKN optimis dapat terus menjalankan perannya sebagai penjaga budaya dan tradisi Nusantara," ujarnya.

Dukungan dari seluruh anggota MAKN menjadi fondasi kuat untuk melangkah ke depan, menjaga warisan leluhur, dan memperkuat persatuan budaya di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....