Kisah Mashudi, Pengayuh Becak Sekaligus Imam Masjid di Surakarta
- 13 Mar 2026 20:55 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Di balik derit roda becak yang menyusuri aspal panas Kota Surakarta, tersimpan kisah keteguhan hati seorang pria senja bernama Mashudi. Di usianya yang ke-60, pria asal Ngawi ini tidak hanya berjuang mengais rezeki di balik kemudi becak, tetapi juga mengemban amanah mulia sebagai imam di Masjid Ar-Rosyad.
Menjalani profesi sebagai tukang becak sejak tahun 1991, Ramadan bukanlah penghalang bagi Mashudi untuk tetap bekerja. Meski raga sering kali didera lelah dan hawa panas yang menguji dahaga, ia tetap konsisten berpuasa.
Baginya, setiap kayuhan becak adalah bentuk ikhtiar yang sudah ia niatkan sebagai ibadah sejak berangkat dari kediamannya.
"Ya dijalani saja sekuat tenaga. Kalau tidak ada panggilan dari pelanggan lewat ponsel, ya saya menunggu di pangkalan. Rezeki itu seadanya, yang penting sehat," ujar Mashudi dengan nada rendah namun penuh semangat, Kamis, 12 Maret 2026.
Keunikan sosok Mashudi terletak pada peran gandanya. Jika pagi hingga sore ia berjibaku dengan debu jalanan, maka menjelang waktu salat, ia bertransformasi menjadi pemimpin jemaah.
Sejak puluhan tahun lalu, takmir Masjid Ar-Rosyad mempercayainya menjadi imam karena kedalaman bacaan Al-Qur'annya. Bahkan, ia memiliki jadwal tetap untuk mengimami salat di Solo maupun saat pulang ke kampung halamannya di Ngawi.
"Selesai narik jam setengah enam sore, saya langsung mandi dan bersiap ke masjid. Saya sudah niatkan puasa ini penuh, insyaallah kuat. Menjadi imam adalah amanah, saya sering membaca surat-surat dari Al-Qur'an agar jemaah merasa nyaman dan khusyuk," katanya menambahkan.
Meski pendapatan tak menentu dan tubuhnya sering kali membutuhkan "kerokan" akibat masuk angin, Mashudi tidak pernah mengeluh. Baginya, kesehatan dan keikhlasan adalah harta yang paling sukar dicari.
Pada bulan suci ini, ia berharap semangatnya bisa menjadi inspirasi bahwa keterbatasan fisik dan usia bukanlah alasan untuk berhenti mengabdi pada sesama dan Sang Pencipta. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....