Cerita Ojol Dapat Beras 5 Kg dari Gerakan Solusi Indonesia : Sangat Terbantu
- 11 Mar 2026 12:37 WIB
- Surakarta
RRI.CO.IS, Surakarta – Dua sahabat ojek online (ojol) yang sedang mangkal di jalan Slamet Riyadi kawasan Gladag Solo merasa kaget dan kemudian tersenyum sumringah saat tiba-tiba mendapatkan rejeki 5 kg beras. Deni (35) dan Heri (56), tidak menyangka mendapatkan berkah Ramadan saat keduanya istirahat usai mengantar penumpang.
"Sangat terbantu. Pulang tidak hanya bawa uang, tetapi beras. Ya 5 kg bisa buat berhari-hari di keluarga," aku Deni diamini Heri usai antre di Gladag, Selasa 10 Maret 2026.
Tidak hanya warga Solo, ada dari Sukoharjo, Wonogiri hingga Klaten. Mereka yang setiap hari mengadu nasib di Kota Bengawan juga mendapatkan bingkisan.
"Tiba-tiba dapat beras 5kg. Barokah, bisa buat makan anak istri dimasak di rumah" kata kuli bangunan, Triyanto (38) sambil meneteng beras asli Delanggu itu.
Aksi sosial turun ke jalan membagikan ratusan paket berisi beras 5 kg kepada warga tak mampu yang berada di Gladag tersebut diprakarsai Gerakan Solusi Indonesia (GSI). Dilakukan saat bulan Ramadan untuk memperkuat solidaritas kepedulian sosial.
Dari pantauan di lapangan, antrean mengular tetapi berjalan rapi. Karena sistem pembagian paket beras dengan kupon, sehingga warga yang mengantre tertib.
Manajer Program GSI, Asep Abdullah berterima kasih kepada warga Solo dan sekitarnya yang sudah mengantre dengan tertib. Menurutnya, bulan puasa adalah momentum berbersyukur serta memupuk solidaritas.
"Mari bersama-sama peka terhadap lingkungan sekitar. Jika kita peduli, maka hubungan sesama masyarakat akan kuat dan terus harmonis,"katanya .
Selain itu kata dia, bagi-bagi paket beras juga sebagai salah satu upaya mencari solusi persoalan masyarakat di sektor pangan. Beras menjadi satu-satunya barang yang dibutuhkan masyarakat. Bahkan jika dibawa pulang, akan bermanfaat untuk satu keluarga.
"Insyaallah beras bermanfaat. Oleh-oleh dibawa pulang ke rumah setelah seharian kerja. Beras yang kami bagaikan juga membeli dari petani lokal. Dari rakyat untuk rakyat," ungkap Asep.
Dia menambahkan, GSI membagikan beras sebanyak 500 paket yang disebar di sejumlah titik dengan sasaran kaum marjinal atau yang membutuhkan. Di antaranya di pusat Kota Solo sebagai titik pertemuan masyarakat sebanyak 100 paket beras masing-masing beratnya 5kg.
"Tidak hanya beras. Untuk Ramadan ini juga bagi-bagi takjil kepada masyarakat yang masih di jalan saat jam buka puasa. Harapan kami ini terus berlanjut di berbagai daerah," katanya mengakhiri. ( Wida )