Berburu Takjil di Jalan Garuda Mas, Momen Hangat di tengah Macet
- 28 Feb 2026 12:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID., Surakarta - Menjelang berbuka puasa, Jalan Garuda Mas yang terletak di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta selalu dipenuhi keramaian. Warga dari berbagai usia datang mencari takjil, mulai dari jajanan tradisional hingga street food yang sedang tren. Jalan yang padat ini seringkali macet karena banyaknya pembeli dan kendaraan yang lewat. Suasana Ramadan terasa kental di tengah hiruk-pikuk tersebut.
Di sepanjang jalan, berbagai jajanan takjil menarik perhatian pengunjung. Mulai dari Kolak, es buah, risol mayo, dimsum mentai, tahu beraneka rasa, dan street food lainnya menjadi pilihan favorit. Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp1.000 hingga 20.000 rupiah, menjadikannya pilihan yang pas bagi mahasiswa dan warga sekitar yang ingin berbuka dengan makanan ringan.
Syifa (19), salah satu pengunjung, mengaku sengaja datang ke Jalan Garuda Mas untuk berburu jajanan. “Jajanannya banyak banget, jadi sekali parkir bisa beli banyak. Aku beli sempol goreng, enak banget karena telur di dalamnya banyak, jadi teksturnya crispy dan nagih banget rasanya. Terus aku juga beli es sari buah, seger banget. Harus antri gak masalah sih. Jajan di UMS bikin kangen, lebih ke momen-nya ya, karena aku jajan sama mama, terus ditraktir. Jadi, seneng banget,” ucapnya.
Meskipun begitu, tidak semua orang memilih untuk membeli takjil di tengah keramaian ini. “Aku sering lewat sini. Jalan Gajah Mas kalau lagi Ramadan ya kaya gini, selalu macet banget, penjualnya banyak pol. Tapi, karena macet, saya biasanya nggak beli di sini, mending cari tempat yang lebih sepi," ucap seorang pengendara yang melintas Yusuf.
Bagi sebagian orang, kemacetan memang menjadi kendala tersendiri dalam berburu takjil di kawasan ini.Namun, bagi yang sabar mengantri, pengalaman berbuka puasa di sini tetap tak terlupakan.
Makanan ringan yang dijajakan, mulai dari jajanan tradisional seperti kolak hingga makanan kekinian seperti dimsum mentai, selalu berhasil menarik perhatian pengunjung. Suasana hangat dan keramaian menjelang waktu berbuka menambah keistimewaan momen tersebut.
Mutia (21), mahasiswa Soloraya yang juga merupakan adik penjual jajanan dadakan di sana saat diwawancarai RRI Surakarta pada Jumat, 20 Februari 2026 mengaku senang berjualan dan mencari makanan berbuka di sini karena ramai. “Saya dan Kakak datang dari Sukoharjo, meskipun agak jauh, tapi memilih lokasi ini karena ramai dan banyak tempat kosong untuk menjajakan makanan. Durasi jualan hanya 2 jam, tapi risol mayo yang kami bawa ludes. Kendalanya cuma cuaca, karena kadang hujan. Pembelinya juga nggak hanya mahasiswa UMS, kadang ada juga dari kampus-kampus lain, atau warga ya.” katanya.
Dengan berbagai jajanan yang menggugah selera dan suasana yang meriah, Jalan Garuda Mas tetap menjadi destinasi utama bagi banyak orang yang ingin menikmati takjil Ramadan di Solo. Jalanan tersebut telah menciptakan momen kebersamaan yang penuh kehangatan di tengah bulan suci. Namun, setiap orang pasti memiliki tempat favoritnya sendiri untuk mencari takjil. Jadi, di mana kamu biasanya mencari takjil favoritmu?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....