Menggunakan HP atau Chattingan Saat Di Majelis Taklim

  • 30 Mar 2025 07:57 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Menggunakan HP/ gawai serta bermain dengan hal-hal yang tidak bermanfaat saat mengikuti kajian agama atau belajar ilmu adalah hal yang sebaiknya dihindari dalam Islam. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Achmad Choerudin, ST, SE, MM (C.SQ, C.AQ), Ketua Yayasan An Nuur Griyan Baru kepada RRI.

Menurut pria yang akrab disapa Ustadz Achmad itu, penggunaan gawai saat mengikuti kajian agama dapat mengganggu fokus dan niat dalam menuntut ilmu. Ketika seseorang tengah berada dalam majelis ilmu, Ustadz Achmad mengatakan bahwa sebaiknya seorang Muslim tahu bagaimana cara untuk menghargai waktu dan kesempatan yang diberikan oleh Allah dalam meningkatkan pemahaman agama.

Secara umum, dalil yang dapat digunakan untuk memahami hal tersebut adalah sebagai berikut:

1. Menjaga Fokus dan Kehadiran Hati

Dalam Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapat balasan sesuai dengan niatnya".

Dalam konteks kajian agama, niat yang baik adalah untuk memperoleh ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah. Jika seseorang menggunakan HP atau bermain-main saat kajian, maka niatnya bisa tercampur dan tujuan untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat bisa terganggu.

2. Menghargai Waktu dan Peluang Menuntut Ilmu

Di dalam Al-Qur'an Surat Al-Mu’minun ayat 78, Allah berfirman, "Dan Dia (Allah) adalah yang menciptakan bagi kalian pendengaran, penglihatan, dan hati nurani. Seketika itu, kalian sedikit sekali bersyukur".

Menurut Ustadz Achmad, berdasarkan dalil di atas, waktu untuk menuntut ilmu adalah kesempatan yang sangat berharga, dan seharusnya kita menggunakan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya. Menggunakan HP untuk bermain atau hal-hal yang tidak bermanfaat dapat merugikan diri kita sendiri, karena kita menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

3. Tanggung Jawab untuk Mengikuti Ilmu dengan Sungguh-sungguh

Dalam Hadist Riwayat Muslim, Rasulullah SAW juga bersabda, "Barang siapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga". Jika seseorang sedang mengikuti kajian agama, maka harus menyadari bahwa hal itu adalah jalan menuju kebaikan. Jika saat kajian, perhatian kita terbagi karena bermain HP, maka kita kehilangan peluang besar untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Dengan demikian, hukum bermain HP atau melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat saat mengikuti kajian agama bisa dianggap tidak tepat karena dapat mengganggu konsentrasi, niat, dan menghargai waktu yang telah diberikan. Ustadz Achmad berpesan, sebaiknya seseorang memfokuskan perhatian sepenuhnya pada kajian, agar mendapatkan manfaat yang maksimal dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menuntut ilmu yang bermanfaat. (Dinar Rusydiana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....