Bupati Sragen Pastikan Stok Pangan Aman untuk Lebaran

  • 22 Mar 2025 21:20 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Sragen: Pemerintah Kabupaten Sragen memastikan stok pangan mencukupi untuk kebutuhan Lebaran Idul Fitri 1446 H. Selain itu harga pangan di pasar tradisional masih stabil atau tidak belum terjadi lonjakan harga bahan pokok yang signifikan.

Hal ini diketahui saat Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan Pejabat Forkompinda Kabupaten Sragen memantau stok pangan di Pasar Bunder Sragen, Jumat (21/3/2025).

Terkait hasil pantauan di Pasar, Bupati Sigit menuturkan harga bahan pokok di Pasar Bunder Sragen relatif stabil. Dari pantauan beberapa komoditi, ada yang harganya sedikit naik tapi masih dalam batas toleransi.

"Jadi kita tadi kan ngecek harga gula pasir, minyak goreng, terus cabe, daging ayam, daging sapi, dari itu yang kita cek secara umum apa harga masih terkendali," ujar Sigit.

Sigit memastikan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan barang maupun harga bahan pokok di Pasar Bunder. Dia juga menyampaikan hasil uji takaran Minyakita yang menunjukkan selisih 0,2 liter dari ukuran 1 liter, namun masih dalam batas toleransi.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan barang sekaligus tidak perlu khawatir dengan harga yang ada di pasar ini. Semuanya dalam jangkauan masyarakat," ucapnya .

Hasil pemantauan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Diskumindag Sragen harga pangan di tiga pasar induk Sragen masih stabil. Harga beras medium Rp 12.800 sedangkan yang premium Rp 13.800 per kilogram.

Harga gula pasir curah rata-rata Rp 17.200 dan kemasan Rp 18.500 per kilogram. MInyak kita Rp 16.500 per liter dan minyak goreng premium Rp 19.000 perliter. Bawang merah Rp 45.000 dan Bawang putih Rp 40.000 per kilogram.

Daging ayam Rp 35.000 perkilogram dan Daging sapi Rp 80.000-120.000 perkilogram tergantung kualitas. Sementara itu untuk cabai fluktuatif setiap harinya, rawit merah Rp 76.000 dan Rawit Hijau 60.000, merah keriting Rp 45.000 dan merah besar Rp 40.000 perkilogram.

Kepala Diskumindag Sragen Cosmas Edwi Yunanto mengatakan setiap hari harga pangan dipantau dan tidak ada kenaikan yang signifikan. "Secara umum belum terjadi lonjakan yang signifikan. Kalau pun ada ya satu dua tapi masih dalam batas toleransi," ujar Cosmas.

Disampaikan Cosmas Pemkab Sragen bersama dengan Badan Pangan Nasional konsisten menjaga harga pangan agar tidak naik signifikan salah satunya dengan mengadakan pasar murah di beberapa lokasi. Termasuk pasar murah di semua Kantor POS di kabupaten Sragen sejak beberapa bulan terakhir.

Selain itu juga tetap berkoordinasi dengan stakeholder termasuk para distributor agar menjaga pasokan pangan sehingga tidak terjadi keterlambatan yang bisa memicu kenaikan harga. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....