Kisah Roni, Tukang Sayur Keliling Tetap Tegar Berpuasa Ramadan
- 19 Mar 2025 20:27 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang dijalani dengan keimanan dan keteguhan hati, termasuk bagi Roni, seorang tukang sayur keliling asal Jatiyoso, Karanganyar.
Meski setiap hari harus menempuh perjalanan lebih dari satu jam untuk berjualan di kawasan Pajang, Karangturi, hingga Karanglor, Roni tetap menjalankan ibadah puasa dengan penuh keyakinan. Setiap hari, Roni memulai aktivitasnya sejak dini hari.
“Saya berjualan sayur di sini mulai jam tiga pagi, nanti pulangnya kalau sudah habis,” ujarnya saat ditemui rri.co.id di Pajang, Laweyan, Surakarta, Selasa (18/3/2025).
Sebelum berjualan, pihaknya harus melakukan perjalanan panjang yang memakan waktu sekitar satu jam lebih. Saat pulang, perjalanannya bahkan bisa lebih lama akibat kemacetan.
Menyadari tantangan yang dihadapinya, Roni memiliki cara tersendiri untuk menyiasati sahur dan salat subuh.
“Biasanya saya sahur di pasar, salat subuh juga di sana. Tapi kadang juga di sini kalau dekat masjid,” katanya.
Meski harus bekerja keras di bawah terik matahari dan menempuh perjalanan jauh setiap hari, Roni mengaku tetap teguh menjalankan ibadah puasanya. Pihaknya mengaku hanya tidak berpuasa jika benar-benar sakit atau merasa tidak enak badan.
“Kalau sudah niat, ya tidak terasa berat. Alhamdulillah, biasa saja. Paling kalau sedang sakit atau tidak enak badan baru tidak berpuasa,” kata Roni dengan senyum ringan.
Baginya, Ramadan bukan halangan untuk terus mencari nafkah dan menjalankan kewajiban agama. Semangat dan keteguhan hati Roni menjadi inspirasi bagi banyak orang, bahwa di tengah kesibukan dan tantangan hidup, selalu ada ruang untuk beribadah dengan penuh keikhlasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....